Followers

Thursday, December 30, 2010

Award !!

Halloo, semacam lama saya tidak memposting sesuatu disini ya, eheheh..
heyy, I got an award.. from Diaz. Again and again.. ihihi :)


Accepting this award, I am asked to do the following:

1. thank and link to the person who awarded me this award.
2. share 8 things about myself.
3. pay it forward to 8 bloggers that i have recently discovered.
4. contact those blogger and tell them about their awards.

okey, let's do it!


1. thank and link to the person who awarded me this award.

Ima'acih diaz buat awardnya :*

2. share 8 things about myself.
- Pisces
- Books eater and movie freak
- I love to laugh
- I love art
- Converse lover
- Cat is my bestfriend :)
- I have pretty bad insomnia T.T
- Sometime, I forgt with myself :D

3. pay it forward to 8 bloggers that i have recently discovered.

4. contact those blogger and tell them about their awards.
LAKSANAKAN! :D

Tuesday, December 14, 2010

"Aku hanya berusaha keluar dari semua ini, kau tahu? Menghadapi semua kekacauan ini satu per satu, berharap masalah yang muncul adalah masalah terakhir, lalu aku melihat ke depan dan sadar. Sialan. Ada masalah lain lagi, ..."
Janie (GONE - LISA McMANN)



Quote diatas saya dapatkan ketika membaca bukunya tante Lisa McMann yang judulnya Gone. Buku ini tentang penangkap mimpi dan belum selesai saya baca (sungguh aneh, padahal bukunya bagus).. Dan bukan isi buku ini yang mau saya bahas, tapi tentang kata-kata yang saya temukan dihalaman 86.

Kata-kata tersebut seperti mencerminkan diri saya minggu kemarin (sebenarnya sih sampai sekarang masih). Dimana saya mencoba menyelasaikan semuanya satu per satu, dan ketika semuanya hampir selesai, ternyata ada yang harus diulang dan masih menunggu dibelakangnya.Tentang reschedule dadakan sebuah acara, tanggung jawab yang terulang, tugas-tugas kuliah, dan semua yang sepertinya menunggu dibelakang yang telah diselesaikan. Teruuss teruuus teruuss dah entah sampai kapan. Kehidupan yang sepertinya menjadi kurang tertata akibat terlalu banyak memikul tanggung jawab. Alhamdulillah satu tanggung jawab telah selesai, meskipun masih ada kelanjutannya. Dan saya harap, satu tanggung jawab yang seharusnya telah selesai dari minggu lalu juga cepat terselesaikan karena saya mulai kehilangan gairah dengan hal itu atau bahkan sudah hilang. Dan ini menjadi salah satu penyebab saya belum menyelesaikan buku ini, padahal cukup lama saya mulai membacanya, karena saya lebih memilih tidur untuk waktu yang sepertinya kurang dan tak teratur ini.

Friday, December 10, 2010

Cinta Bukan Cokelat

Ditulis oleh Saras Dewi
Terbitan Kanisius
127 halaman


Buku ini bercerita mengenai filosofi cinta. Saras Dewi, si penulis buku ini yang ternyata eh ternyata adalah seorang dosen filsafat UI menuliskan filosofi-filosofi cinta dengan bahasa yang gampang dipahami. Di buku ini diceritakan tentang bagaimana cinta itu. Cinta mulai dari kita jatuh cinta hingga cinta disaat kita patah hati. Menurut saya buku ini cukup bagus untuk dibaca. Apalagi untuk para kaum muda yang sedang GALAU akan nama cinta. ihihihihi... mungkin dengan membaca buku ini dapat sedikit terbuka pikirannya tentang cinta. Dari baca buku ini saya mendapatkan banyak sekali kata-kata yang bagus-bagus (dan sudah saya tulis di twitter saya.. mihihihihi)
  • Cinta adalah enigma, suatu teka-teki yang begitu pelik untuk dipecahkan.
  • Cinta adalah sesuatu yg kita alami tiap hari. Kedati demikian, tidaklah mudah untuk merumuskannya dengan kata-kata.
  • Cinta bukan semata-mata cinta seperti sebaris puisi, atau cinta yang kita tonton di bioskop, tetapi cinta yang penuh dengan upaya, penantian dan tantangan. Itulah hakikat cinta.
  • Sekalipun kita mempelajari semua teori cintam belum tentu kita pakar dalam praktiknya.
  • Cinta tidak bisa bertahan hanya karena kita menyukai peran seseorang. Kita harus kenal dg kepribadiannya, setelah itu kita harus menyesuaikan diri dan merasa 'nyambung' dengannya
  • Cinta itu seperti kekuatan sihir, dalam sekejap ia bisa menggelapkan akal.
  • Perlu ada determinasi dan kebulatan tekad untuk melepaskan cinta. (ini kayaknya buat orang-orang yang susah banget buat ngelupain masa lalu.. ihiiihihi)
  • Saat jatuh cinta, penderitaan adalah bagian dari pembuktian kita tentang ketulusan cinta.
  • Love is about learning to be compatible
  • Cinta butuh waktu untuk bermetamorfosa menjadi sesuatu yg indah, cinta itu perjuangan, cinta itu kesabaran

Wednesday, December 8, 2010

The Last Station

Sutradara : Michael Hoffman
Pemain : Christopher Plummer, Helen Mirren, James McAvoy, Paul Giamatti
Tahun 2009

Film ini menceritakan tentang kehidupan seorang penulis tua bernama Leo Tolstoy (Christopher Plummer). Disini ceritanya si Tolstoy udah mau menemui mencapai akhir hayatnya. Nah, Karena udah mau mencapai ajalnya ini, si Tolstoy berencana mewariskan hartanya yang berlimpah ruah kepada rakyat, akan tetapi keinginan Tolstoy untuk mendonasikan hartanya ini semacam di tentang sama sang istri, Sofia Tolstaya (Helen Mirren). Alasan Sofia adalah dia memiliki hak atas harta tersebut dan menurutnya harta tersebut seharusnya untuk menghidupi anak-anak mereka.
Nah, keinginan
Tolstoy untuk mendonasikan hartanya ini disetujui dan didukung oleh seorang pengikutnya bernama Chertkov (Paul Giamatti). Dan dukungan Chertkov ini menjadikan dirinya menjadi musuh terbesar bagi Sofia. Karena menurut Sofia, Chertkov mencoba mengambil haknya dan hak anak-anaknya. Sofia pun mencari cara agar bisa menggagalkan rencana penyerahan warisan tersebut. Dan kebetulan sekali, Tolstoy memiliki seorang asisten baru yang bernama Valentin (James McAvoy) yang bisa dikatakan masih polos dan lugu untuk mengetahui pelik masalah yang terjadi Sofia pun mencoba mendekati si Valentin agar mendukungnya untuk menentang hal tersebut. Akan tetapi, usaha Sofia tidak berhasil, karena Tolstoy tetapi mewariskan kekayaannya untuk rakyat.
Pertengkaran-pertengkaran pun terus terjadi di kediaman
Tolstoy dan Sofia mengenai harta warisan tersebut. Hingga pada akhirnya, satu klompotan Tolstoy merencanakan untuk membawa Tolstoy meninggalkan kediamanannya, tentu saja juga meninggalkan si Sofia. Dalam perjalanan tersebut, kesehatan Tolstoy mulai memburuk. Valentin yang ikut bersamanya mencoba mengirim telegram kepada Sofia untuk memberitahu keadaan Tolstoy yang jatuh sakit. Akan tetapi, kedatangan Sofia dihalangi oleh kelompok Tolstoy yang mengkhawatirkan Sofia akan menimbulkan sebuah perkara lagi kalau bertemu dengan Tolstoy. Akan tetapi, diakhir ajalnya, Tolstoy terus memanggil-manggil Sofia dan pada akhirnya Sofia pun diizinkan untuk bertemu dengan Tolstoy. Setelah pertemuan tersebut, Tolstoy pun meninggal dunia.

Jika dilihat dari film ini, umm apa ya.. saya coba ulas satu-satu deh ya, (ihihi padahal cuma dua hal yang mau saya bahas ;p). Menggenai keinginan Sofia yang mempertahankan warisan suaminya. Saya rasa itu adalah hal yang wajar ya, bukan berarti Sofia orang yang matre dan gila harta, toh yang dia pikirkan dalam mempertahankan hartanya adalah anak-anaknya. Sofia memikirkan apakah nanti anak-anaknya akan mati kelaparan jika semua harta yang dimiliki suaminya harus diserahkan semua kepada rakyat, tanpa sepersen pun untuk dia dan anak-anakny. Kedua, satu hal yang saya lihat dari film ini adalah soal cinta. Cinta antara
Tolstoy dan Sofia yang begitu kuat meskipun mereka terus bertengkar. Meskipun Sofia selalu menentang pemikiran-pemikiran Tolstoy yang pada unjungnya suka terjadi pertengkaran, pada akhirnya Sofia mampu menenangkan lagi hubungan mereka. Seperti misalnya ketika mereka sedang makan di halaman bersama keluarga dan asisten-asisten Tolstoy, sebuah pertengkaran kecil mulai terjadi, dan kemudian Sofia mendapatkan hati si Tolstoy lagi dengan memutar music Mozart. Lalu setelah terjadi pertengkaran besar antara Tolstoy dan Sofia yang kemudian pada akhirnya Sofia semacam mempermainkan sebuah permainana "panggilan cinta" dan kemudian semua menjadi baik-baik saja. Dan yang terakhir ketika Tolstoy mulai mendekati ajalnya. Meskipun telah datang capek-capek dan dilarang menemui Tolstoy, Sofia tidak langsung balik untuk meninggalkan Tolstoy yang sedang terbaring lemas. Meskipun orang-orang yang melindungi Tolstoy mengatakan bahwa Tolstoy sendiri yang berkata tidak ingin bertemu degan Sofia, SOfia yakin kalo Tolstoy membutuhkannya. Dan mungkin ini yang disebut dengan "LAST STATION". Karena ketika sakit, Tolstoy telah berada di pemberhentian yang terakhir dan ajal pun menjeputnya disini. Ditambah lagi Tolstoy baru mau meninggal ketika sudah bertemu dengan istrinya, Sofia. Pada intinya, yang saya lihat dari film ini adalah mereka ini saling mencintai meskipun banyak pertikaian apapun yang hilirmudik diantara mereka, hal tersebut tetap tidak membuat cinta mereka luntur. ahhh semoga saya mendapat kisah cinta seperti itu.. hahhahah XD

Greyfriar's Bobby

Penulis : Eleanor Atkinson
Sekitar 277 halaman
diterbitkan oleh Gramedia
tahun 2010

Buku ini berdasarkan kisah nyata. Bercerita tentang Bobby, seekor anjing jenis Terrier yang sangat setia dengan majikannya si Auld Jock. Kesetiaan Si Bobby ini pun terus berlanjut hingga si majikan meninggal dunia. Kesetiaan Bobby ini ditandai dengan kemauannya dia untuk tetap bersama Auld Jock, meskipun Auld JOck sudah meninggal. Hampir setiap malam, Bobby selalu berusaha agar dapat masuk ke dalam halaman kuburan hanya untuk dapat tidur diatas gundukan tanah sang majikan. Sayangnya, si penjaga kuburan merupakan orang yang sangat keras dan selalu mengusir Bobby ketika mengetahui Bobby berhasil masuk ke pekarangan kuburan. Akan tetapi, Bobby merupakan ajing yang cerdas. Demi agar dapat bisa (kosakata yang boros ;p) terus berada disamping Auld Jock, Bobby melakukan berbagai cara agar dapat meluluhkan hati si penjaga kuburan. Kegigihan dan kesetiaan Bobby ini pada akhirnya menjadikan si Bobby menjadi Anjing yang terkenal di daerah tersebut.

Menurut saya, buku ini lumayanlah untuk dibaca. Kalo di skala dari 1-7, yaa mungkin buku ini dapat angka 5,384 lah. hehhe.. Buku ini bagus sih, pengambaran tokoh dan juga setting dalam ceritanya dideskripsikan secara jelas. Akan tetapi entah mengapa saya sedikit gampang mengantuk ya membacanya. Kalau gak salah saya dapat menghabiskan waktu hampir seminggu buat baca novel ini, waktu yang lama saya rasa. Akan tetapi, meskipun saya rada sedikit bosan waktu membacanya, bukan berarti buku ini gak memiliki pesan. Pasti ada dong ya pesannya. Pesan pertama, seekor binatang saja memiliki kesetian yang besar terhadap orang yang dianggap sebagai majikannya. Nah, bagaimana dengan kita? Terkadang kesetiaan sering dipertanyakan ya kan? Yang kedua, Bobby yang hanya seekor anjing aja mampu mengerti tentang kebaikan-kebaikan yang telah diberikan Auld Jock dan kemudian membalas kebaikannya dengan kesetiaannya tadi itu. Lalu bagaimana dengan kita sebagai manusia dan bukan anjing? Apa kita sering membalas kebaikan orang yang telah diberikan orang lain kepada kita? Atau hanya Cuma berkata, “ahh kamu baik sekali,” begitu ? Atau justru tidak membalas dengan tindakan maupun kata? Pesan ketiga, saya merasakan itu dengan peliharaan saya, si Jasper. Bukan seekor anjing sih, hanya seekor kucing biasa. tapi dia bisa ngerti kalo saya lagi kenapa-kenapa dan sedang bete. Emang gak sesetia si Bobby, apalagi kalo lagi musim kawin pasti dia jadi gak suka dirumah, ehehe. Tapi setidaknya dia mampu menyelami perasaan saya dan bersedia diam (meskipun hanya tidur) buat nemenin saya. Intinya, rasa kasih sayang yang kita berikan meskipun itu kepada binatang sekali pun, mereka dapat merasakannya dan mereka selalu punya cara untuk membalasnya. Makanya jangan benci binatang ya :) hehhhe

Tuesday, November 30, 2010

I Love You, Mom :)

"Mom, you are the one who brought me to planet Earth.
Thanks a lot" -Mr. Deeds (2002) (via : @BestFilmQuote



Aku tidak berkata tapi kau seolah mendengar.
Aku tidak memberitahu tapi kau tahu.
Aku tidak melakukan sesuatu agar kau tahu, tapi kau selalu tahu.

Aku tidak berani menelpomu ketika aku menangis, hanya tidak ingin kau tahu.
tapi kemudian kau tiba-tiba menelpon.
Aku tidak berucap aku rindu,
tapi kemudian kau menyuruhku pulang.
Aku tidak berkata aku sedang lelah dengan semua rutinitas,
kemudian kau berpesan untuk makan dan istirahat yang cukup.

Aku tahu tidak ada bohong yang bisa kusembunyikan,
terlebih ketika ini mengenai perasaan.
Aku tahu kau selalu mampu membaca apa yang aku rasakan,
meskipun aku bilang aku tak apa.
Aku tau kau selalu mampu membacanya,
meskipun ada jarak diantara kita.

Kau yang selalu menyempatkan diri untuk membalas sebuah pesan singkat yang memohon untuk dibangunkan pagi demi mengerjakan tugas yang lalai dan diabaikan
Dengan memberikan sedikit kalimat sederhana, "iya, jaga kesehatannya."
Kau yang sebenarnya tidak setuju, tetapi selalu mengiyakan ketika aku ingin mengikuti sebuah produksi.
Dengan memberikan sedikit pesan, "Jangan lupa sholat, kalau bisa tepat waktu. Jangan lupa makan. Jaga kesehatan juga."
Kau yang sedikit mengomel ketika aku tak pintar mengelola uang, tapi tetap selalu mengirimkan gantinya keesokannya atau bahkan setelahnya.
Dengan sedikit pesan, "dihemat ya, tar kalau ada kebutuhan apa-apa bilang."
Kau yang tak jarang kulawan hingga akhirnya timbul sedikit perasaan amarah diantara kita.
Tapi kau selalu punya cara untuk membuat kita damai kembali.

Kau yang selalu hadir dengan sifat-sifatmu.
Kau dengan perasaanmu.
Kau dengan kasihmu.
Kau dengan kekhawatiranmu.
Kau dengan segala yang kau miliki.

Hai, Ibu..
Aku rindu denganmu..
dan barusan kau menelponku berkata akan datang,.
mungkin besok, atau lusa.

Hai, ibu..
Mungkin akan ada banyak yang ingin diceritakan..
dan saya hampir menangis sekarang..
saya rindu, dan ingin bertemu..

Friday, November 26, 2010

Cry

(picture taken from here)


I don't know why I cry.
I just wanna cry
but i don't know the reason why.
i just need these tears wetting my eyes
and
I cry under cover
and nobody can see me.

Thursday, November 25, 2010

JENUH

Aku bukan ingin lari dari semua ini. Aku bukan ingin menghindar dari semua yang telah aku iyakan. Hanya saja ada rasa ingin berhenti di tengah semua ini. Samar masih kuraba dibalik pikiran. Mencari untuk kata iya ataukah tidak. Aku ingin tetap berada disana untuk mengetahui detail baru. Hanya saja, entah karena apa, selalu ada rasa enggan yang kerap muncul bersama dengan itu. Mungkin, tidak akan terjadi ketika sama seperti diawal. Dimana kita membuat kesepakatan ketika akan memulainya. Mungkin tidak akan terjadi, jika kau tak selalu datang tanpa permisi seperti hendak membuat kejutan. Sayangnya aku tak terkejut. Aku selalu mencoba mengiyakan setiap detail kata yang kau lontarkan. Aku tak ingin mengajukan detail lain, karena aku tak mengerti akan seperti apa. Aku selalu mencoba untuk ada disana, ketika kau datang dalam layar kotakku. Aku hanya tak ingin membuat ini menjadi terlalu lama lagi. Tapi kejadian terakhir waktu kita bertemu, itu cukup membuatku merasa sedikit muak. Sedikit? entahlah, tetapi saya memang muak. Terakhir ketika aku bersusah payah menemuimu, terakhir ketika aku terdiam dipinggir jalan menunggumu. Itu cukup membuatku lelah. Aku merasa lelah dan hampir berkata cukup. Tapi tenang saja, aku tak akan pergi. Aku tidak tahu akan seperti apa nantinya. Tapi aku tak akan memindahkan kaki dari semua ini, semua yang telah terlalu panjang untuk dihentikan. Hanya saja, mungkin saat ini aku hanya merasa JENUH. Jenuh dengan semua ketiba-tibaan, jenuh ketika harus berhubungan denganmu. itu saja.

Sunday, November 21, 2010

Kuat? Tidak? Senyum? Bulan??

Berangkat dari postingan terakhir dan kejadian hari ini yang luar binasa membuat kepala saya hampir berasap (lagi-lagi). Tapi kali ini bukan karena benda, melainkan sesosok makhluk Tuhan yang hampir saja membuat saya meneteskan air mata di tengah derasnya alur jalan Yogyakarta. Marah? Jelas. Rasanya membuat saya ingin pergi saja, meskipun pada akhirnya saya tetap diam hanya untuk mengakhiri semua dengan cepat..

Dan obrolan malam ini, umm lebih tepatnya serangkaian kata dari seseorang yang ditujukan untuk ini membuat saya berfikir.
"Gak bisa selamanya menjadi kuat,"
Yaaa, saya akui memang saya terkadang bersifat seperti tidak ada apa-apa, seperti tidak ada yang dipikirkan, seperti orang yang gak pernah ngerasa susah, dan pada kenyataannya saya hanya membohongi diri sendiri dan orang lain.
"Cobalah untuk berkata tidak"
Tidak? Lawannya Ya. Yes, NO is trouble. Mungkin memang saya bukan tipe orang yang bakal bilang TIDAK jika ada orang lain yang membutuhkan bantuan. Diwaktu pikiran saya atau mood saya hancur, ketika ada orang yang butuh, kemungkinan besar saya akan bilang Ya. "Ya, aku usahain ya.", "Oke, bisa kok.", "Iya, aku kesana.", "iya,iya sippp. Gak papa kok," dan bla bla blaaa.. Entah kenapa itu bisa terjadi, entah kenapa sulit banget bilang TIDAK, NGGAK, EMOH, MBOTEN, NO atau apalah itu yang intinya menolak. Apa ada satu sistem dari tubuh saya yang diciptakan memang untuk selalu mengiyakan, ya?
"You don't have to smile if you don't want to"
Mungkin ini sebuah kebodohan yang saya lakukan. Ketika senyum saya dipaksa dan terlihat terpaksa. Mungkin muka saya akan terlihat jelak sekali waktu itu. ahaha. Tapi, saya gak bisa, terkadang saya akan tetap tersenyum. Mungkin seperti yang telah dituliskan diatas, agar terlihat kuat.

Setidaknya saya mulai merenung, merenungin tentang apa yang telah saya lakukan. Apakah semua yang lakukan ini untuk orang lain dan saya? apakah hanya untuk saya? atau hanyan orang lain? Apa yang saya lakukan salah? Apa salahnya selalu berkata YA? Terus apa yang salah dengan kata tidak? Lalu kenapa gak mencoba berkata tidak? Kenapa terus memakai topeng untuk menutupi perasaan? Apa salahnya membiarkan orang lain melihat?
SIGHHHH!!!!!! akhirnya saya hanya menghela nafas. That's not me. Semua itu sepertinya mengalir dengan sendirinya, terjadi tanpa ada cegahan. Meskipun dalam hati terkadang berontak, sesak.

Dan ketika saya melihat bulan malan ini, gak sengaja saya berpikir, entah datang dari mana pikiran itu..
"Bulan saja tak selama terang, terkadang dia kalah dengan awan sehingga dia tidak bisa bersinar. Dan malam pun hanya akan gelap, tanpa sinarnya. Meskipun dia tetap mencoba bersinar dibalik awan-awan itu, tapi tetap saja dia kalah. Kalau tidak hanya terlihat kabur, bisa jadi dia benar-benar gelap. Hilang."

**
Thanks for Angga Prawadika Aji, for being there when I needed a shoulder to lean on.
ILUSM,FMDH :*

Saturday, November 20, 2010

Melihat kedalam mata sendiri

Saya mau sedikit curhat. Tentang hari kemaren, umm yang bisa dibilang mood saya hari itu sangat luar biasa jeleknya. Diawali dengan tidur kepagian dan bangun yang lumayan kepagian, yang mungkin juga berpengaruh terhadap mood saya, maybe. Dan kemudian dihadapkan dengan masalah yang cukup buat saya kaget, terhentak, tersentak, dan keselek waktu mendapati ternyata layar laptop saya mati. Dimana dua jam kemudiannya saya harus membawa laptop saya buat ngomongin sebuah proyek. Hell, selalu saja ada masalah di detik-detik akhir, padahal ini juga belum detik akhirnya *sigh. Dan saya mulai mengamuk dan bermisuh waktu itu. Mulai dari sini suasana dari dalam diri saya mungkin mulai mengeluarkan aura-aura negatif. hehhe...

Dan malamnya, saya gak bisa tidur. Meskipun mata rasanya berat, tapi saya gak bisa tidur. Rasanya ada yang menganjal dalam pikiran saya, eh bukan tapi di hati, eh tapi gak juga sih, pokoknya seperti ada yang mengganjal. Dan entah itu apa. Dan rasa-rasanya bukan masalah leptop yang tadi, tapi mungkin juga dimulai dari si leptop itu juga. Tuh kan saya bingung. -.- Pokoknya semenjak saya mendapati leptop saya yang tiba-tiba mengelapkan pandanganya itu, mood saya bener-bener jadi rusak. Oke, berarti intinya gara-gara laptop kan ini? Ahh, tapi gak juga, saya rasa bukan. Tuh kan saya bingung lagi. Intinya ada yang menganjal. udah. titik.

Nah, ketika saya sedang mengisi waktu yang terlalu selo dengan leptop saya yang disambungkan ke monitor butut abang saya, sembari menunggu ngantuk, gak sengaja saya mendapati mata saya sendiri di layar gelap monitor leptop saya. Entah mengapa, waktu itu saya lumayan lama ngeliat diri saya di dalam layar tersebut. Gelap, tapi jelas. Tatapan saya terfokus pada mata saya. Tiba-tiba saya memutar kembali satu hari itu, dimana terlalu banyak yang saya bohongi, termasuk diri sendiri. Disaat saya tetap membuat diri saya seperti biasanya di depan orang lain padahal pikiran dan mood saya lagi rusak berat. Mencoba mendengarkan setiap butir kata dan mencoba mencernanya meskipun pikiran saya rasanya sedang semerawut. Mencoba tertawa meskipun itu terdengar sangat dipaksakan. Mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak sebenarnya.

Entah kenapa saya melakukan hal-hal tersebut, untuk orang lain kah? atau untuk saya? saya juga gak ngerti. Dan saya tibatiba merasa menipu banyak orang. Maaf. Terlebih untuk kekasih yang sudah datang menghibur meskipun aku tahu kamu tahu ada sesuatu yang sepertinya gak aku ungkapkan. Tapi aku emang bener-bener gak tahu apa yang aku pikirkan. Maaf untuk tawa yang terdengar tak lepas dan dipaksakan.

Dan seketika itu aku inget sama kata-kata, "The eyes never lie". Dari layar gelap tersebut saya bisa lihat kalau mata saya bilang ada sesuatu yang memang mengganjal, meskipun entah itu apa, tapi saya bisa lihat dari mata saya kalo saya emmm.. semacam galau, mungkin. Dan dari situ, i can see sadness in my eyes , like i wanna cry but i can't and i don't why, hanya saja itu terlihat. Tiba-tiba saya mikir, apa orang-orang juga bakal ngeliat hal yang sama waktu mereka ngeliat mata saya? Apa mereka tahu bisa lihat kalau ada sekelebat yang-entah-itu-apa dari mata saya? Apakah mereka menyadari kalau saya hanya bersikap seolah tak apa waktu melihat mata saya? Dan satu hal yang aneh lagi waktu saya lagi mikir ini sambil ngeliatin diri saya di layar itu, hmm cantik juga ya gue. (hahha yang terakhir ini gak usah dimasukin kehati, tapi emang kenyataan waktu itu saya menyadari diri saya memang cantik. hahahhahah XD)


note : ohya, maaf juga buat orang-orang yang kemaren nyoba hubungin aku tapi gak bisa. udah bawaan dari masa lampau, matiin hape klo mood lagi rusak. eheheh

Thursday, November 18, 2010

REPLAY

"Bagaimana jika kau bisa hidup kembali berulang-ulang."

Gak ada kerjaan dan ngerasa tangan gatel pengen nulis, tapi bingung mau nulis apa, jadinya saya milih buat ngereview ini buku. Sebenarnya buku ini sudah kelar saya baca entah dari kapan, Cuma karena hal-hal yang tadi saya sebutkan dan daripada saya terusan nyampah di twitter kan lebih baik disini. ihihih..

Buku ini merupakan karya dari Ken Grimwood. Dibuat tahun 1986 terus di terjemahin sama Ufuk Press dan dicetak lagi pada tahun 2010. Buku ini bercerita mengenai Jeff Winston yang meninggal pada tahun 1988 pada umur 43 tahun. Anehnya, Jeff yang sebenarnya memang telah meninggal itu hidup lagi ditahun-tahunnya yang dulu. Bukan mimpi, tetapi kenyataan. Dia kembali kemasa lalu ketika dia masih duduk di bangku kuliah. Ketakutan, kebingungan, kecemasan, awalnya di rasakan Jeff. Tapi ternyata dengan terjadinya replay ini, Jeff memanfaatkan keadaan yang ada. Dengan mengandalkan ingatannya tentang apa yang terjadi di masa lalunya, Jeff mulai mengikuti taruhan kuda. Dan berawal dari taruhan itu, Jeff akhirnya mampu menjadi seorang pengusaha yang kaya raya saat umur masih di awal 20an. Akan tetapi, ketika dia menikmati segala kenikmatan itu, Jeff meninggal lagi di tahun 1988 dan kembali lagi ke tahun 1963 ketika dirinya masih dibangku kuliah. Dan semua keadaan pun dimulai lagi.

Jeff memulai belajar dari kisah masa lalunya yang dulu yang kini menjadi masa depan dan masa lalunya yang baru terjadi dikehidupannya sebelum ini. Dalam replay yang terus-terus terjadi, Jeff menjadi orang yang berbeda setiap replaynya. Entah dia menjadi seorang pejudi, petani, pemain saham, atau yang lainnya sampai akhirnya dia menemukan seseorang yang memproduksi sebuah film, bernama Pamela. Ternyata eh ternyata Pamela juga merupakan seorang Replayer. Melalui film yang di buat Pamela, Jeff mampu mengetahui bahwa Pamela mampu melihat apa yang ada di depan untuk menarik perhatian masyarakt. Dari sini, mereka berdua mencari tahu sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka, kenapa mereka mendapat ‘anugrah’ seperti itu, apakah hal tersebut dapat berkahir atau hanya akan terus terjadi setiap mereka mati.

Menurut saya, buku ini bukan buku yang bisa dengan cepat saya habiskan. Entah kenapa rasanya berat banget baca buku ini. Hihihi. Mungkin alasanya karena buku ini ketebalan halamannya sampai 500 lebih dan gak bergambar, tapi kayaknya alasan utamanya adalaaahhh sepertinya saya kena serangan nyamuk tse-tse, jadi saya cepet ngantukan. Ihihihi

Tulisan di buku ini cukup berat dikitlah seperti halnya badan saya, ihihi, tapi saya suka setiap pengambaran yang dibuat oleh Ken. Rasanya seperti terbayang gimana keadaan dalam buku tersebut. Dari cerita yang di tulis Ken,awalnya membuat saya mikir, enak kali ya bisa hidup berulang-ulang dengan kehidupan yang sama. Apalagi ketika kita mendapat pelajaran untuk gak ngelakuin kesalahan yang pernah kita lakukan waktu dulu. Tapi kok setelah melahap setiap kata per kata, kalimat per kalimat sampai per chapter, akhirnya saya memutuskan untuk gak pengen hidup kayak gitu. Hahha labil? Biarlah saya masih muda hhaa.. Kenapa demikian? Soalnya rasanya capek banget kalau harus terus merasa pengulangan yang sama dari kehidupan yang lalu ke yang lalu lagi. Meskipun kita bisa mencoba menjadi diri kita yang lain atau mencoba pekerjaan yang lain buat masa lalu yang menjadi masa depan, tapi rasanya capek. Coba bayangin gimana rasanya, waktu kalian ngerasa udah bisa ngerasain cinta yang bener-bener cinta mati dan harus mati ditengah dan kembali ke masa lalu lagi? Gimana ketika kalian udah ngerasa hidup bener-bener hidup penuh semangat terus mati ditengah semangat kalian? Gimana saat kalian sedang senang-senangnya bermain sama anak-anak kalian yang begitu unyu dan menggemasakan terus tiba-tiba harus mati ninggalin mereka? Gak enak kan? Memang. Makanya saya memutuskan untuk gak mau seperti itu (macam saya ini dikasi kesempatan kayak gitu aja... hahha :P)

Nah, satu hal yang menarik dari buku ini adalah Jika kita punya kesempatan cobalah buat diekplorasi sebaik mungkin, dimanfaatkan. Apalagi ini jika kita mendapat kesempatan kedua untuk melakukan sesuatu hal yang mungkin menurut kita dulunya itu sesuatu yang pernah disesali. Selain itu, buku ini semacam memberi pesan kalo apa yang terjadi di masa lalu itu adalah pelajaran yang harus kita ambil hikmahnya, seperti kata-kata petuah dulu lah “pengalaman adalah guru terbaik”. Masa lalu bukan hal buruk dan harus ditinggalkan, tapi merupakan hal baik yang harus kita pelajari untuk mendapat nilai 10 di masa yang terbentang di depan. :)

EXCEPTIONAL

Malam-malam gak bisa tidur, terpaksa deh dengerin winamp sambil autis di depan leppy. Gak taunya winamp saya muter lagu ini, Exceptional by Jojo. Lagu ini udah lama banget. Semacam lagu masa SMA lah, tapi saya suka banget lagu ini waktu itu. Bagus aja sih liriknya ehehhe..

"Exceptional"

Mmmm

You're beautiful but you don't know
Can't see what's there inside your soul
Always feelin like you're not good enough
You wish you could be someone else
Sometimes you just can't see yourself
But I can see just who you are, who you are

You're exceptional the way you are
Don't need to change for nobody
You're incredible, anyone can see that
When will you believe that?
You are nothing but exceptional
(Yeah)

You never you think you measure up
Never smart or cool, or pretty enough
Always feeling different from all the rest, oh
You feel so out of place, you think you don't fit in
I think you're perfect in the skin you're in
You're just perfect just how you are, just how you are, yeah

[chorus]
You're exceptional the way you are
Don't need to change for nobody
You're incredible, anyone can see that
When will you believe that?
You are nothing but exceptional

If you could see the one I see when I see you
You'd know how lucky you are to be you
I see through into you
And you are

You're exceptional the way you are
Don't need to change for nobody
You're incredible, anyone can see that
When will you believe that? (You are)
You're exceptional the way you are
Don't need to change for nobody
You're incredible, anyone can see that
When will you believe that?
You are nothing but exceptional



Nyoba nyari-nyari videonya di Youtube ternyata gak ada. Yaudah, lagunya aja deh yaa.. :D

Saturday, November 6, 2010

Hijau hampir tak terlihat. Asri pun lenyap.
Sejuk tak lagi terasa. Sesak kemudian muncul.
Mata tak lagi leluasa. Kabut ikut dipandang.
Abu..
Putih..
Suram..
warna itu menyelimuti, tapi tak memberi kehangatan.
Alam menambah kesenduan dengan permainan orchestranya.
dentuman, gemuruh dan denting gluduk.
langit gelap. Kemudian alam memberi lilin lahar.
mungkin memang indah. Melihat warna-warna itu menghiasi warna langit yg gelap.
Lalu kemudian nyanyia seriosa rakyat menumbuhkan bulu kuduk.

(perjalanan dari stasiun purwosari,solo-boyolali dan berita-berita di TV)

Saturday, October 30, 2010

Bintang dan Kamu

keempat tulisan ini (postingan ini dan 3 posting dibawahnya) hanya sekedar cerita fiksi yang saya tulis buat sebuah lomba menulis fiksi di Kilat! The Flash Fiction Challenge -nya Ubud Writers & Readers Festival. Karena dulu peraturannya yang gak ngijinin tulisan ini di post dimana aja dan karena berhubung festivalnya udah kelar, jadinya saya copy-paste aja di blog saya ini.. Umm, sebenernya sih karena ngeliat blog yang hampir berdebu karena lama tak dijamah, akhirnya saya meng-copypaste ini.. ihihihi :D
so enjoyy ^^
Desir angin pantai mulai terasa. Beradu dengan suara gulungan ombak yang menggulung. Warna senja di ufuk sana pun perlahan menghilang. Digantikan dengan keajaiban alam lainnya. Satu-satu benda indah di langit itu mulai membuka matanya. Kemudian berkedip-kedip, seolah bermain mata.

Kegelapan di langit yang kehilangan matahari kini gemerlap. Kita berdua duduk dibawahnya dan menikmatinya. Hanya bertumpu pada pasir dan bersandar pada angin. Memandangnya dalam diam. Mengaguminya, mungkin.

“Apa yang kamu suka dari bintang?” Tiba-tiba kau lontarkan pertanyaan itu. Mungkin karena kita membisu terlalu lama.

“Ummm, kamu tau kan gambar bintang? Dengan 5 titiknya?” Jawabku dengan berbalik bertanya tanpa mengalihkan pandangan dari benda-benda dilangit itu.

“Hahaha.. Iya, aku tau. Tentu saja.”

“Itulah alasanku.”

Aku masih tak memindahkan pandanganku terhadap benda itu, tapi aku dapat merasakan kau mengalihkan pandanganmu kepadaku. Aku dapat merasakan sorot penasaran ketika aku mengatakan itu.

“Lima titik pada bintang itu seperti manusia. Satu titik diatas adalah kepala. Dua di kiri dan kanannya adalah tangan. Dan dua titik sisanya adalah kaki. Mungkin saat aku merasa sendiri dan melihat bintang, aku merasa ada yang menemani.”

Aku berhenti dalam kalimatku dan menyunggingkan sekilas senyum. Aku masih merasakan tatapanmu yang sepertinya melekat disisi kanan wajahku meskipun aku tetap tak melihat ke arahmu.

“Kamu tau? Meskipun di langit ada beberapa atau mungkin beribu bintang dan aku seperti mengamatinya secara menyeluruh. Tapi pada akhirnya pandanganku hanya jatuh ke satu bintang. Mungkin bintang itu………”

Aku kembali berhenti dalam kalimatku dan aku masih merasakan tatapanmu. Namun, kali ini aku mencari sorot matamu. Memandangnya. Membacanya. Memberi isyarat.

“Mungkin bintang itu Kamu.”



copied from here

Ku Mulai dengan Melukismu di Kanvasku

Ada satu bagian yang entah kenapa sulit sekali untuk memulai. Menggerakkan apa yang ada di otak untuk melangkah kesebuah tindakan pasti. Dulu aku pikir gampang buat mengambil tindakan, ternyata aku salah. aku kapok dengan ke-sok-beranianu untuk sok tau dalam melakukan suatu hal. Tapi aku harus berani mengambil keputusan ini. Memang aku merasa tak yakin sama keputusan yang bakal aku ambil tapi aku gak mau kehilangan. aku takut kehilangan untuk lebih dalam lagi.

Berdoa dan aku mencoba memulainya. Memulai untuk melangkah lagi. Memulai dengan mencoret sebuah nama. Bukan mencoretnya agar nama itu masuk ke dalam daftar hitamku. Tapi mencoretnya dalam bentangan kanvas. Ya, atau mungkin bisa disebut melukis. Awalnya aku hanya memainkan kuas dengan cat hitam. Malah, cat itu hampir kering. Namun, kemudian pemilik nama itu memberiku cat miliknya. Tak hanya hitam. Melainkan beribu warna.

Kini kanvas milikku telah berlukis namanya. Dengan beribu warna cat yang telah dia berikan kepadaku. Dan sebagai tanda terima kasihku kepadanya, ku kirimkan kanvas milikku ini dan kanvas putih bersih untuknya. Ku selipkan juga sebuah catatan kecil disitu.

“Ini namamu dalam lukisan kanvasku. Yang kulukis dengan cat milikmu. Yang artinya kau adalah warnaku. Dan ini kanvas putih milik kita. Yang artinya kau harus melukis bersamaku.”


copied from here

Kenapa Hanya Aku yang Berharap dan Menunggu ?

Malam ini, aku menunggu dibawah bintang bersama angin. Begitu juga dengan malam-malam sebelumnya. Kadang terhunyung oleh terpaannya. Tapi aku tetap tak bergeming, justru menikmatinya. Mungkin bintang-bintang itu ingin membisikkan sesuatu untukku melalui angin. Sesuatu tentang dirimu. Ohh, bukan.. atau mungkin itu kau yang mengirimkan pesan melalui angin? Aku harap begitu.

***

Pagi ini aku menunggumu dibawah terik sinar mentari. Begitu juga dengan pagi-pagi sebelumnya. Terkadang sengatannya begitu menyengat hingga ku basah bercucur keringat. Tapi aku tak mengeluh, justru menikmatinya. Mungkin sengatan ini ingin menghangatkanku dari dinginnya udara. Bagaikan sebuah pelukan. Ahh, atau mungkin itu kau, yang mengirimkan pelukanmu melalui hangatnya sengatan mentari? Aku harap begitu.

***

Sore ini, aku menunggumu dibawah warna emas langit senja. Warnanya halus, lembut, sangat mempesona. Terbentang dilangit bagaikan selimut yang ingin menggulung tubuhku. Sesaat ku merasa ini sempurna. Kemudian aku tak lagi menunggu karena kau tiba-tiba datang. Dan yang terasa adalah sangat sempurna. Tapi ada yang aneh. Kau berdiri begitu jauh dan matamu yang sayu mengisyaratkan sesuatu. Kau terpaku dan mulutmu seolah bergetar mengucapkan sesuatu, “Jangan menungguku. Jangan berharap lagi.”

Pandanganku kabur. Semacam ada awan hitam kini di depan mataku dan kau pun menghilang dibalik awan itu. Kini aku tau kenapa langit seolah seperti selimut. Ia ingin menyembunyikanku dari rasa ini. Menggulungku dalam selimut senja.


copied from here

I’m Just Stuck in My Past

Aku melepasmu bukan karena aku bosan. Aku melepasmu pun bukan karena aku marah. Aku hanya melihatmu bukan sebagai kamu, tapi sebagai dia. Potongan-potongan cerita yang kau buat denganku, tak lain sama dengan yang kubuat dengannya. Aku menyadarinya kini. Bukan dirimu yang ada di pikiranku. Bukan dirimu yang ada di hatiku.

“Kenapa ?”

Kalimat itu yang kau tanyakan pada akhirnya. Ketika ku jelaskan semua pun tetapi kata mengapa yang keluar dari mulutmu.

Aku terdiam dan menunduk. Bingung bagaimana mau menjelaskannya kembali. Sementara kau melihatku dengan sorot mata yang begitu tajam, dalam dan tak percaya.

15 menit. Aku masih menunduk dan terdiam. Kau pun masih menatapku.

35 menit. Kita masih dalam posisi yang sama

1 jam telah berlalu. Tak ada perubahan. Akhirnya kau ikut menunduk dan kita berdua menunduk. Menunggu.

Aku tau kau resah dengan keheningan ini dan aku pun resah dengan kebisuan ini. Aku tak tau mau mengatakan apa, tapi aku mencoba untuk membuka mulut ini. Hanya untuk menghilangkan keresahan diantara kita.

“Aku mencintaimu bukan seperti kamu mencintaiku. Aku mencintaimu untuk membawaku kembali ke masa lalu. Aku tak bisa bertahan mencintaimu kalau itu bukan kamu yang kucintai. Maaf, aku belum bisa lari dari masa laluku.”

Aku tidak mengerti apa kau mengerti yang kuucapkan. Hanya saja setelah itu kita kembali terdiam.


copied from here

Tuesday, October 12, 2010

Pilihan. Logika. Nurani. Percaya.

Hari ini ada satu kejadian yang mungkin membuat kaget banyak orang dikampus. Saya? Kaget, tapi tak seheran yang mungkin dipikirkan banyak orang. Karena saya sudah tahu terlebih dahulu. Ini tentang pengambilan sebuah keputusan. Antara tetap atau lepas. Pilihan.

Hidup memang memilih bukan? Dan ada satu hal yang saya bingungkan. Kenapa orang memilih memikirkan pilihan orang lain? Setiap orang berhak memilih apa yang mereka inginkan. Ya, saya tahu gak semua bisa kita pilih dengan sembarangan, seperti mengambil makanan di meja makan. Tapi, ketika seseorang dihadapkan kepada sebuah pilihan, pasti dia juga dengan susah payah untuk menentukan akan mengambil yang mana dan membuang yang mana, bukan begitu? Disini saya gak mau menyalahkan atau menyayangkan keputusan yang di ambil oleh temen saya atau justru sebaliknya, sama sekali tidak. Saya juga gak mendukung kebingungan dan ketidak setujuan yang muncul disetiap kepala yang melihatnya atau pun menentang apa yang mereka pikirkan, sama sekali tidak. Disini saya cuma mau yaa.. sedikit ngocehlah, tentang keputusan itu sendiri.

Seperti yang sudah saya bilang, saat dihadapi dengan sebuah keputusan, pasti ada semacam perperangan dalam diri kita yang mungkin setengah mati kita lakukan buat menemukan jawaban. Ada beberapa alasan yang mungkin kita pertimbangkan. Ada beberapa hal yang mungkin susah untuk dicerna. Ada beberapa hal yang membuat kita ingin melakukan sesuatu hal. Dan pilihan-pilihan tersebut gak akan dengan mudah diambil. Dua hal yang mungkin akan selalu kita gunakan adalah berpikir dengan logika dan mengikuti apa yang hati bilang. Tapi, sering kali kita hanya melakukannya dengan pikiran, dengan logika, kita cuma berpikir. Mungkin sering kali kita bilang kita udah ngikutin apa yang hati kita lakukan. Tapi sebenernya yang kita gerakkan hanya pikiran. Kita capek memikirkan sebuah langkah. Lelah memikirkan alasan. Pusing menyisihkan dan mengambil beberapa opsi. Nah, terkadang kita melupakan si nurani ini. Pernah dengar kata-kata seperti ini, "otak itu bisa menjadi setan, tapi nurani tetap akan menjadi malaikat". Saya juga lupa pernah dengar dimana, tapi rasanya saya pernah dengar. Nah, lalu kenapa otak bisa menjadi setan? mungkin karena otak selalu mendapat transferan macem-macem dari apa yang kita lewati. Perbincangan yang terdengar, pemandangan yang terlihat, pemikiran yang terlintas atau apa saja yang masuk kedalam otak dan semacam tersimpan. Nah, karena si otak menyimpan sebuah memori tentang apa aja itulah yang mungkin bisa mempengaruhi kita mengambil sebuah keputusan. Ada ingatan-ingatan yang bakal ikut campur, yang gak dari diri kita sendiri. Nah, mungkin itulah yang dimaksud kita juga harus menggunakan nurani. Karena, konon katanya, nurani adalah kata-kata Tuhan. Entah benar apa tidak, tapi menurut saya ini bener. Kenapa kita tidak mencoba melakukan keduanya. Memang untuk mengalahkan logika itu susah. Tapi kalau kita bisa mendengarkan apa yang dikatakan oleh nurani kita, mungkin apa yang dibisikkan merupakan hal terbaik. Sapa tau.

Dan menurut saya, kalau dilihat dari permasalah yang ada, ini adalah sebuah kepercayaan. keyakinan. Apa yang bisa kita lakukan lagi ketika seseorang percaya apa yang yang dilakukan adalah sebuah kebenaran untuk dirinya? Kepercayaan akan tindakannya dan ketika ia sudah meyakini bahwa beginilah dia seharusnya. Gak ada. Ini juga masalah prinsip. Kita gak mungkin dengan mudah mengakatan prinsip seseorang salah atau gak berprinsip. Pasti selalu ada alasan dibalik putar balik sebuah prinsip, langkah, tindakan yang dilakukan seseorang. Apalagi untuk hal ini, saya yakin dia memiliki alasan sendiri kenapa melakukannya. Dan kita gak boleh dengan enaknya memikirkan apa yang seharusnya orang lain lakukan. Mungkin banyak orang yang heran karena ketika seseorang yang terlihat dari luar atau seperti biasanya mempunyai prinsip yang kuat dan tegas tiba-tiba berbelok ketikungan yang lain, tapi mau gimana lagi (emm terkesan putus asa ya ini kata-katanya, ehehe). Gak semua yang terlihat di luar dapat membuat kita melihat kedalam.

Waahh, tulisannya kok udah sepanjang ini ya, padahal masi mau terus, apa saya bikin paper aja ya? itung-itung buat ngumpul tugas. :P hhaha sebenernya sih saya cuma mau ngoceh dikit aja, tapi kok malah jadi mulai melantur ngalur ngidul gak jelas gini ya tulisan ini.. mungkin karena sudah terlalu larut. Kalau gitu selamat malam. Sekali lagi, ketika nurani yang berkata maka tak ada yang bisa kita lakukan, ini tentang apa yang kita percaya benar. Otak memang berfikir, tapi nurani yang membisikkan sesuatu yang benar. Dan ketika kita gak mendengarkan nurani mungkin suatu saat ia akan bersuara dan menuntunmu kembali. :)

Monday, September 27, 2010

Tentang Rasa

Mungkin banyak orang memfilosofikan hidup sebagai air, buku tulis, buku gambar, atau apalah de el el.. Tapi kalau menurut saya, hidup adalah hidup. Apa yang kita rasakan dalam hidup. Dimana kita merasakan kaki berpijak ditanah, dimana kita merasakan mengedipkan mata, dimana kita merasakan bibir tertarik membentuk senyuman, dimana kita merasakan napas yang terhembus, dimana kita merasakan jantung yang berdebar dan semua rasa yang pernah kita alami, senang, sedih, marah, kecewa, jatuh cinta, berbunga-bunga dan sebagainya. Intinya hidup itu rasa. Entah itu rasa yang menyenangkan atau menyedihkan, membahagiakan atau menyakitkan, baik atau buruk. Itu urusan Tuhan, itu caraNYA memberi kita rasa. Ikuti saja, rasakan hatimu, dengarkan detak jantung dan nikmati rasanya. Dan terkadang, Tuhan juga tak membiarkan kita merasakan semuanya sendiri. Selalu ada hati yang lain ikut merasakannya disamping kita. Yang bersedia memberikan rasa sayang, rasa hangat, dan rasa memiliki. :)

gambar mungut disini

Dan.. Hey Tuhan, terima kasih untuk rasa yang sedang kurasakan ini. Rasa yang menghadirkan banyak rasa. My heart is full of LOVE. :)

Friday, September 17, 2010

"Perjuangan, kecintaan yang kau berikan dalam usaha-usaha yang kau lakukan itu... Disanalah nilai yang sebenarnya dan nilai itu akan tetap ada : dalam dirimu."

Jeff to Pamela (Replay : Ken Grimwood)

Wednesday, September 15, 2010

OPERA



Layla

Layla berjanji akan datang lagi
Setelah lelah habiskan waktu bersama
Hari ini... denganku

Layla berkata tuk jadi kasihku
Yang setia dan tak kan pernah duakan aku
Berjanjilah untukku... untukmu
Selalu satu hati tak terpisah...

Layla...
Cepatlah kau datang
Habis sudah waktu
Tak sabar ku menunggumu
Layla...
Dimana dirimu
Kembalilah sayang
Haruskah ku menjemputmu
Laya...

Dirimu dan diriku
Selalu satu hati.. tak terpisah



Ada yang tau Band Opera? Saya harap ada. Ini adalah band jadul tahun 2000an awal, emm pokoknya waktu saya smp dah. Saya sendiri juga gak tau band ini seperti apa sebenernya. Cuma tahu lagunya gara-gara kakak saya suka dengerin dulu. Dan ternyata emang lagunya bagus-bagus. Yang saya tahu, entah siapanya gitu juga jadi personilnya band Voodoo. (tau kan kalo band Voodoo? ;p)

Nah, gara-gara temen saya nulis lirik lagunya opera yang "Hentikan Saja", tiba-tiba saya jadi kangen buat dengerin lagu ini. Sayangnya, karena ini band sudah jadul banget yang sudah gak produktif lagi dan di leptop saya cuma ada tiga biji lagu mereka (padahal dulu di PC saya lengkap), udah gitu lagu yang pengen saya denger gak ada, akhirnya saya berniat download lagu-lagu mereka. Dan aheeeyyy!!! sekarang lagunya lengkap.. uyeeee uyeeeee... :D

Video di atas itu, lagunya opera yang judulnya "Hentikan Saja". Emang sih kayaknya lagu ini doang yang sempat exist sekali dan dulu sering banget dibuat perform sama temen-temen SMP atau SMA saya kalo ada band-band-an. Entah mengapa cuma lagu itu aja yang sering mereka pake buat ngeband. Padahal lagunya Opera yang lain pada banyak yang bagus, kok. Dan tadinya saya gak mau masang videonya opera yang ini, tadinya saya pengen cari videonya Opera yang judulnya "Layla" atau gak yang "Permainan Kata" atau gak yang "Kucintai Hidupku" atau gak yang "Menjadi Indah" atau gak kenapa gak aku buat aja videonya semua biar gak ribet banyak maunya hahhaha. :D tapi karena gak ada, jadi video sama lirik dibawahnya jadi beda. HAHAHAHA.. gak papa ya? itu namanya improvisasi :P abisnya saya sedikit bosan sama lagu Hentikan Saja itu, sudah sering diputer dimana-mana sih. Tapi bagaimana pun saya tetep suka dengan lagu-lagunya opera, gok bosen. :)

Saturday, September 11, 2010

What Else Can I do?

I can't keep them anymore. I'm tired of arguing. I don't wanna fight, fight and fight.

There's nothing i can do anymore.

It's just because i love you. It's hard to make your heart hurt.

But it's so sad to say yes.

I'm sorry. I'm Sorry. I'm Sorry. I'm sorry. I'm Sorry. I'm Sorry. I'm sorry. I'm sorry. I'm sorry. I'm sorry. Sorry... :'( :'( :'( :'(

Friday, September 10, 2010

Assalammualaikumm !!!

Hari ini lebaran cuy! Minal aidzin wal faidzin yee..
Menu apakah yang kali ini bertengger dirumah kamu? Asiiikk ada banyak makanan dirumah. Ehhehe.. sebenernya saya mo pamer doang sih ini (astagfirullah thy, ini baru kelar puasa udah mulai pamer2) ihihih... Saya mau memamerkan kue hasil buatan saya sendiri. Eh, gak sendirian juga sih, adalah di bantu dikit-dikit sama tante saya. Ini dia....

cheesecake buatan saya.
Saya suka sekali cheesecake. Sangat suka, nyumm nyuumm.. Dengan hanya dipandu buku resep punya si bunda, saya bisa membuatnya sendiri. Dan kalian tau, Sob? Ternyata saya hebat! Adonan kuenya pas sekali, rasanya enak, lembut banget, nyeeeessss... yaa, meskipun saya Cuma makan sisa-sisa potongan kuenya yang pinggir-pinggir. Tapi saya mengakui kalo buatan saya ini memang sangat enak. hahhhaha saya sombong! Gak papa kenyataan. ;p

Dan setelah di hias.. tralaaaaaaaaaaaaa...




Bagaimana teman-teman? Meneteskan air liur? Kalo masalah hias menghias saya gak sendirian, saya dibantu sama tante saya. Sebenernya sih hiasanya biasa aja ya. Hahah tapi kalo kalian liat aslinya pasti kalian tergiur deh. Dijamin. Eh, kalo dilihat2 kok malah kayak kue buat valentine yah? Pink2 gitu.. hahaha macak sedang jatuh cinta aja. hahhahah
Dan sayangnya saya gak boleh makan buatan saya ini sekarang, Kata ibu nunggu acara keluarga dulu. Ya Allah tolong Baim ya Allah, jangan sampe Baim diam-diam makan cheesecake ini waktu Ibu tidur ya Allah..

Ini yang kedua..
Blackforest..




Ya, meskipun saya lebih suka cheesecake tapi kalo ini masalahnya coklat saya gak bisa nolak. Hahha.. dan karena saya yang buat dan saya yang ngias ( gak sepenuhnya) jadinya saya banyakin aja tuh taburan coklanya. Ahhahah.. gak peduli dah tar orang pada enek makan tuh kue, yang penting saya suka. hahahha

Yaa, sebenernya Cuma itu sih yang mau saya pamerin. Hihihi.. gak papa ya pamer sedikit. ;p
Akhir kata, selamat lebaran. Selamat idul fitri. Selamat memaafkan. Selamat dimaafkan. Selamat makan banyak. Selamat jadi gendut lagi. selamat dapat THR yang banyak. :D

Tuesday, September 7, 2010

untitled

Pernah kau merasa begitu marah?
Pernah kau merasa begitu sedih?
Pernah kau disuruh melepaskan hal yang kau sayangi?
Aku pernah. Dan semuanya langsung terasa memuncak. Kemarahan, sedih, gak terima, semua menjadi satu.
Terlebih lagi kalau yang menyuruhmu adalah orang yang kau cintai.
Rasanya seperti kau ingin berteriak tapi ada yg menganjal di kerongkonganmu. Menyumbatnya. Bahkan bisikan kecil pun tak mampu kau lontarkan. Mulutmu terkatup.
Atau mungkin rasanya seperti kau ingin meneteskan air matamu. Sederas mungkin sampai kau tertidur dengan air yang mengalir dari sudut matamu. Tapi tak sebutir pun mampu tertumpah. Matamu mengering.
Dan semua rasanyaa seperti tertahan. Sesak.

Sunday, August 29, 2010

:)

Ada satu warna yang aku suka dari langit boyolali. Yaitu warna jingga senjanya. Selalu bagus.

Hari ini, warna itu benar-benar indah. Oren kemerah-merahan ada kuningnya juga dan bercampur dengan birunya langit. Indah sekali. Sinarnya semacam berpijar dibalik gunung merapi. Sedikit tersamarkan oleh gumpalan-gumpalan awan. Tapi tak menyembunyikan indah jingganya.

Dan malem ini, langitnya pun beda. Berbeda dengan malam-malam biasanya disini. Cerah. Lebih cerah dari langit jogja akhir-akhir ini. Bintangnya bener-bener keliatan. Jelas.

Ahh, kok aku jadi pengen ke pantai ya.. (loh?)

Tuesday, August 24, 2010

The A-team

Lama gak nonton, lama gak review film. Well, sebenernya sih bukan lama gak nonton tapi saya sedikit malas untuk me-review, lebih tepatnya sih saya malas mengangkat pantat saya menuju ke rental film. eheheh.. Nah, tiba-tiba saja saya pengen minjem dua hari sebelum kuliah perdana semester 5 (mood nonton saya muncul diwaktu yang kurang tepat sepertinya). Akhirnya pergilah saya ke moviebox dan membawa 8 judul film. Gak akan saya review semua sih, soalnya tiga dari keempat film yang sudah saya tonton kurang menarik minat saya. ehehhe.. Dan inilah salah satu film dari keempat film tersebut yang menurut saya, yaa bagus.

The A-team
Remember boys, no matter how random things may appear, there's always a plan.

Film ini katanya sih remake-an dari serialnya, tapi saya belum pernah liat versi serialnya. Malahan saya gak tau kalau ada versi serialnya. eheheh..
Jadi, film ini merupakan film action-comedy yang disutradarai oleh Joe Carnahan. Film ini bercerita mengenai keempat ranger, umm semacam pasukan militer yang selalu memiliki rencana tersusun dibalik aksi-aksinya. Meskipun bekerja dalam satu tim yang selalu memiliki rencana yang yahud dibalik aksinya, keempat orang ini memiliki karakter yang berbeda-beda. Hannibal Smith (Liam Neeson) yang merupakan bos dalam kelompok ini selalu mempunyai ide dalam penyusunan rencana yang rapi. Faceman Peck (Bradley Cooper) merupakan salah satu anggota yang punya wajah tampan dan selalu dihubungkan dengan cewek serta doyan bersolek. Baracuis (Quinton 'Rampage' Jackson) yang memiliki badan besar tapi dia takut sama yang namanya terbang dan yang terakhir adalah Captain H.M. Murdock (Sharlto Copley) yang merupakan pilot dikelompok ini tapi punya perawakan yang sinting.

Dalam film ini, mereka diberi tugas untuk ke Baghdad, Irak untuk mengambil plat pencetak uang dolar. Awalnya rencananya berhasil, namun ternyata mereka dikhianati dan justru dijadikan tersangka dan dimasukkan kepenjara. Tapi filmnya gak berhenti disini, ini justru baru dimulai. Kemudian si Hannibal dapat melarikan diri dari penjara berkat bantuan dari CIA dan membebaskan Timnya. Setelah mampu membebaskan semua anggota tim, mereka pun menyusun rencana untuk melakukan pembersihan nama atas nama mereka.

Menurut saya, yang menarik dalam film ini bukan aksi tembak-tembakan, tinju-tinjuannya. Kalau dalam film action sih adegan-adegan seperti ini gak mungkin terlepas dari film. Ya emang sih menarik juga sebenernya, gak bikin saya tidur ditengah film. ehehe.. Tapi yang menarik menurut saya adalah perencanaan dari rencana-rencana yang mereka susun untuk melakukan sebuah aksi. Kemungkinan atas ketepatan rencana yang mereka rancang. Serta ide mereka dalam menentukan rancangan rencana tersebut. Ditambah lagi kelucuan-kelucuan yang disuguhkan dalam film ini. Sebenernya ada lagi yang bikin saya tertarik sama film ini yaitu si Bradley Coopernya. ehehheh :D

Well, saya masih harus menonton keempat film lagi yang belum saya tonton.Tapi hari ini saya harus kuliah perdana semester 5. hwoaaammm... upss.. what the hell is kuliah? ;p

Monday, August 16, 2010

Welcome to The Family

Halo halo apa kabar? Sehat-sehatkan? Saya harap begitu :)
Sekarang saya mau mengenalkan anggota baru di rumah. Gak baru juga sih, udah lama sebenernya. Cuma baru bisa sekarang dikenalkan. Soalnya dulu masih kecil dan belum bisa gaya kalo di poto :p

Yang pertama adalah Tristan.

Tristan ini jenis persia (tapi kayaknya udah campur juga deh). Lahir dari Puspa (kucing temen saya, Dwi. Makasi Dwi atas mpusnya :D ) dan entah ayahnya sapa. :p Sekarang umurnya Tristan sekitar mau 3 bulan, tapi dia kurus soalnya lagi sakit. Doain dia cepet membaik ya :)
Tristan ini rewelnya super duper bumper deh, masyaoloh dah pokoknya. Suka injek-injek kepala orang kalo lagi tiduran dan selalu minta di elus2. Ini kucing kadang bikin stress juga (awal-awalnya sih), soalnya aku bingung dia ngeong kenapa. Dikasi makan gak mau, dielus tetep ngeong, kasi minum gak mau, dimandiin tambah keras ngeongnya. Hashh, tapi itulah Tristan, si Mr. Finicky.. :D



Ini yang kedua dan ketiga.


Mereka adalah anak dari kucing saya, Tartan dan sepertinya bersetubuh dengan sodaranya sendiri, Jasper. Ckckck.. :p Mereka tepat berumur satu bulan kemaren, ehehe.. Itu yang disebelah kiri adalah kimberly dan yang sebelah kanan belum ada namanya. Hhe,. Saya masi bingung kasi nama.. Tadinya saking saya bingungnya cari nama, mau saya kasi nama Kimcil. Jadinya Kimberly dan Kimcil. Sedikit bisa didampingkan gitu namanya, tapi gimana ya kok kalo namanya Kimcil :p akhirnya dia sampe sekarang belum bernama. Ada yang punya ide nama buatnya? :)
Ohya, si Kimberly ini mirip banget sama Jasper waktu kecil, terutama bagian wajah dan matanya. Sedangkan yang yang belum bernama itu gak mirip sapa-sapa. Cuma dia gendut seperti bakpau. Hhehe..
Kedua kucing yang ini sebenernya ada rencana dipindah tangankan ke orang lain. Soalnya si mami kagak ngebolehin kalo ada banyak kucing dirumah. Tapi saya masi bingung , abisnya mereka lucu-lucu <3>


Ngomong-ngomong, itu lihat kelakuan si Tristan. Dia mengambil jatah susu saudara angkatnya. dan lihat itu si Kimberly, dia kejepit sama Tristan, kasian. Ck ck ck...


Yaaahh, segitu saja sih perkenalnya. Doakan mereka menjadi anak-anak yang berbakti ya! :D

Friday, August 13, 2010

Fiksi Mini

Assalammualaikum semua! Ngomong-ngomong, selamat puasa ya. Gak kerasa puasa udah tinggal 27 hari lagi. Hhe..

Saya mau ngomongin mainan baru saya. Gak baru juga, pasti kalian semua juga suka mainin ini. Hhe.. Dia adalah twitter. Bukan twitternya sih sebenernya, tapi fiksimini-nya. Akhir-akhir ini karena saya sedikit bergerak dan hanya terkulai ditempat tidur jadinya saya mulai mainan ini lagi. Iya lagi. Dulu saya suka mainan ini, namun karena otak saya mungkin mampet dan teralihkan oleh hal lain jdnya saya stop (ini hanya alibi :p) dan akhirnya baru mulai lg sekarang. Jadi fiksimini ini merupakan salah satu user name di twitter yang dibuat untuk membuat cerita hanya dalam 140 kata. Nanti akan ada topik yang disediakan. Terus kita akan mulai memutar otak untuk buat cerita dari topik itu dan yang menurut moderatornya bagus, tar twitnya bakal di RT. Dan WOOOWWW kadang saya suka heran sama yang bisa di RT sama momodnya, pikiran mereka canggih2. Ide mereka banyak, kayaknya gak luntur2 dan unik2. Errrr.... dan punyaku kok belum pernah di RT yaaaaaaa momod????!!! hahaha sebenernya bukan masalah di RT sih, saya juga gak terlalu peduli sama itu. Hanya aja saya jd termotivasi jg buat cerita 140 kata itu gara-gara kekreativitasan mereka nyusun kata. Ayo yang punya twitter dan biasa buat cerita-cerita pendek. Mungkin kamu sebaiknya follow --> @fiksimini biar bisa nyalurin ide-ide di otak kamu. Seru loh!! Selain bisa bikin kamu tambah kreatif dan ngasah otak biar gak buntu, ini juga bisa bikin kamu lupa sama laper kamu waktu puasa.. :D
SELAMAT MENCOBA ^^

Monday, August 9, 2010

errr !!!

Terasa kering dan sakit. Seperti terluka atau mungkin disayat dg benda tajam. Seperti ada yg ingin memaksa keluar. Menggaruk smua permukaan kerongkongan sampe terasa terkelupas dan nyeri. Begitu keluar, sakitnya sampai ke dada. Tapi tak juga keluar semua dan terulang lagi. Menahan juga rasanya percuma. Tiba2 tersembur juga tanpa dimohon. Dan sakitnya tetap sampai ke dada. Coba pura-pura gak merasa dan memejamkan mata. Tetap percuma. Tetap akan keluar tanpa diminta. Tiba-tiba. Sakitnya pun sampai ke dada dan terus terulang. Hingga skarang, pukul 2 pagi dan entah sampai kapan. Errrr... SUMPAH dada saya SAKIT SEKALI ! apa harus sampe BATUK DARAH biar gak kerasa SAKITNYA ??!! :'(

Friday, July 30, 2010

Si Maru



Iseng-iseng blogwalking tiba-tiba saya nemu video tentang Maru di blog seseorang. Hahaha sumpah ini kucing lucu sekali. Banyak banget tingkahnya. Mulai dari masuk ke dalam kardus, tempat sampah, lompat sana lompat sini sama banyak deh, Liat aja di blognya si Maru. Si empunya Maru rajin bener ya mendokumentasikan semua tingkah lakunya si Maru. Ehehhee... kalo si jazper aku buatin blog kayak gitui gimana ya? tapi blognya mau diisi apaan ya? Jazper kan doyannya cuma tidur. ehehhe. . .

Thursday, July 29, 2010

"Bintang seperti apapun, pasti punya arti khusus bagi seseorang."
(Izumi-Not An Angel 06)

Akhir-akhir ini saya lagi senang membabat habis komik-komik saya. Membaca ulang semua komik-komik saya yang sudah hampir berdebu gak pernah dibaca lagi. Terus kadang-kadang di-post kalo gak di fesbuk ya di twitter. ehehe nyampah banget ya gue ;p Habisnya saya sedikit bosan dengan keadaan liburan yang begini-begini aja sih, tapi saya juga gak mau cepet-cepet masuk kuliah. ehehe ;D
Sebenernya bukan masalah itu sih yang mau saya tulis disini. Sebenernya saya mau misuh-misuh. Gak papa ya. Bukan soal liburan kok, bukan soal kucing juga. Tapi soal atap, umm dibilang atap juga bukan sih itu tembok. Pokoknya semacam tempat di lantai dua rumah yang sekarang ditutup sama si babe. :(
Pokoknya ditempat itu saya sering duduk, sambil onlen, minum coklat atau gak kopi, sambil liat bintang. kurang kerjaan ya saya? gak papa ya, namanya juga belia ;p
Sebenernya sih gara-gara saya juga sih itu tempat jadinya ditutup sama ayah. Abisan kalo misalnya hujan gede, apalagi angin, pasti lantai diatas bakal basah banjir gak karuan. Jadinya saya ngomel-ngomel kan. ehehe.. Awalnya saya kira cuma bakal dikasi tirai gitu. Kalu tirai kan masih bisa digulung, tapi gak taunya malah ditutup gitu (gak tau pake bahan apaan itu), jadi susah juga kan. Mau saya buka lagi, tapi saya bingung bukanya. Lagian kasian juga si Ayah udah ngerjainnya sendiri.
Emang sih akhir-akhir ini langit jelek. Mendung kalo malem. Jadi gak ada alasan juga saya naik kesana. Tapi kan gak tiap malam bakal mendung juga. Gak setiap malam gak ada bintangnya, gak ada bulannya. Pastikan ada cerahnya. Masa tar saya harus keluar teras? Malas boy! Tapi yasudahlahhh...

Tuesday, July 27, 2010

"Jawaban yang selama ini kau cari, tidak akan ketemu jika kau terus lari"
(Riko-Electric Daisy 4)

Friday, July 23, 2010

"terjebak dalam dunia masa kecil."

Itu tadi status facebook saya dari hari Rabu. hahhah.. Emang dari hari itu saya tiba-tiba merasa kembali kemasa-masa kecil. Waktu SD, entah kelas berapa. Dan ini semua karena PS saya bisa dipake lagi. ahhaha..

Jadi ceritanya, waktu kemaren di boyolali saya dan kakak saya tiba-tiba secara bersamaan pengen main harvest moon lagi pake PS. Tapi si stik PSnya rusak dan karena itu PS 1 yang udah lamanya minta ampun. Jadinya kami berniat buat nyari stik PS tersebut. Awalnya saya bilang kalo waktu itu udah pernah nyari dan kata yang jual stik buat PS 1 udah gak ada. Tapi karena kakak saya mungkin dengan pengetahuannya tentang tempat-tempat di Jogja sudah sangat expert sekali, jadi dia yakin sekali kalo masih ada yang jual di Jogja. Dan akhirnya pun kami bawa deh itu PS buluk ke Jogja.

Sesampainya di Jogja pun saya dan kakak saya pun langsung menuju satu tempat yang menurutnya disitu pasti ada. Daaan yaakkk, ADAAAAA.... hooorrraaayyy! top abis emang abang gw kalo begini-begini..

Akhirnya waktu dirumah, kita coba tuh stik PS dan Alhamdullilah stiknya bisa. Waktu dicoba pertama pake kaset apa gitu aku lupa (bukan harvestmoon yang jelas, soalnya ternyata CDnya gores sana gores sini parah), dan ternyata bisa juga. Saya dan kakak saya udah seneng tuh, akhirnya bisa mainan kayak ginian lagi :D
Waktu pertama-tama dimainin gitu tiba-tiba ada bau-bau kebakar gitu. Dan dengan lantangnya kakak saya bilang, "iya soalnya ini kan udah lama gak dipake," yaudah saya percaya aja sama beliau. Saya kurang ahli soalnya dalam hal beginian. Tapi tiba-tiba ada asap keluar dari belakang PSnya. Nah looohhhhh.... Yang tadinya saya udah seneng mau maenan PS lagi, tiba-tiba jadi panik, takut PSnya meledak. Dan ternyata kabel apa gitu aku gak ngerti melepuh dong ya..

Tapi kami gak menyerah kawan-kawan,.. Malemnya saya sama kakak saya pergi lagi ketempat beli stik tadi buat cari itu kabel sekalian beli kaset harvestmoon dan mungkin memang kami beruntung, semua yang dicari ada. AHEHEEEYYYY!!! Malemnya kami (tapi kayaknya lebih banyak saya yang main XD) main Harvest moon sampe ntah jam berapa itu dan itu berlangsung sampe sekarang,. :D

Hahahha dan ini mengingatkan saya waktu PS ini baru dibeli pake uang hasil sunat kakak saya. Duh, harusnya dia sunat dua kali aja kalo bisa dapet duit banyak kayak gitu, mana dulu kan harga PS satu masih mahal tuh, ya kan? :P
Dan karena ini saya baru sadar, kebiasaan tidur malam saya sepertinya dimulai dari waktu PS itu telah menjadi hak milik saya dan kakak saya. hmmmm..............