Followers

Friday, December 30, 2011

sedikit cloteh tentang lirik lagu mojacko.

sudah di dengar teman-teman lagunya? masih inget? yak itu dia lagunya mojacko. masih ingatkan sama mojacko. nah, ini kalo mau nyanyi-nyanyi saya kasi juga liriknya :D
OST MOJACKO (ENDING)

Seandainya sahabatku dari luar angkasa
Apa yang terjadi ... Oh mungkinkah

Sejenak bintang utara, Bermain dengan air
Mengitari planet Saturnus, Bersama-sama

Kata-kata yang indah,Tidaklah perlu
Sungguh menyenangkan hati
Hingga waktu pun terlupakan

Planet Venus yang indah,Seperti dari emas
Tempat yang paling indah, Yang pernah kau antar

sudah selesai nostalgianya teman-teman? itu tadi lagu mojacko waktu ending. sesuai judul, saya sedikit penasaran dengan lirik lagu mojacko. tapi bukan lirik di ending-nya ini. coba diliat lirik endingnya, terlihat gak ada yang salah kan? memang saya juga merasa demikian. tapi coba kita nengok ke lirik waktu openingnya. ngomong-ngomong masih pada inget tidak lirik openingnya? ini saya kasi contekkanya. 

OST MOJACKO (OPENING)

Mojacko berputar dan berkeliling-keliling
Indah dilihat mata, Hatiku berdebar rasanya

Inikah rasanya, Perasaanku selama ini
Jantungku berdebar, Kurahasiakan pada ibuku

Karena slalu berdebar rasanya
Perasaan diriku, bila bersama dirinya
Terbang ke angkasa bersama-sama dirinya
Aku dibawa olehnya mengitari tempat yang luas

Aku suka ...
Aku suka ...
Aku suka ...


sudah inget sekarang gimana lagunya? sejujurnya saya agak-agak lupa dan hanya ingat gimana lagunya di lirik bait pertama saja. soalnya saya mencoba buat nyari di youtube atau donlotan-donlotan lagu lainnya, gak ada lagu ini yang bahasa indonesia. 
nah, sudah diperhatikan belum teman-teman liriknya? entah mengapa saya merasa ada yang aneh. kalian merasakannya tidak?  lirik tersebut agak aneh, teman-teman. apalagi dibait pertamanya.

"Mojacko berputar dan berkeliling-keliling. Indah dilihat mata, Hatiku berdebar rasanya"

 dari lirik tersebut saya merasa dibodohi. mojako yang bulat itu berputar dan berkeliling-keliling. dan mata kita melihat. dan terlihat indah. dan hati kita berdebar. menurut saya ini lirik yang aneh. apa hubungannya mojako berputar dan hati berdebar. belum lagi dilirik kedua dituliskan lirik "kurahasiakan pada ibuku". ini sungguh aneh. dan saya tiba-tiba bersu'udzon, jangan-jangan saya telah dibodohin dengan lagu ini dalam versi indonesia. jangan-jangan arti sesungguhnya bukan seperti ini. dan jangan-jangan saya memang gampang dibodohi karena dulu sempat hapal sekali lagu ini seolah gak ada keanehan di liriknya. dan sekarang saya merasa bodoh kenapa juga ini baru saya sadari sekarang padahal filmnya udah gak ada. hmmm.. ngomong-ngomong untuk film kartun lainnya yang ost-nya diubah ke versi indonesia juga sama gak ya?


ini openingnya. dapetnya yang versi aslinya.

book : Antalogi Rasa

by Ika Natassa
Gramedia Pustaka Utama, 2011
339 halaman


 Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

Satu lagi karya Ika Natassa yang membuat saya mencintai tulisannya. Sebenernya saya udah impressed sama karyanya yang berjudul divortiare. Kali ini Ika Natassa kembali membuat saya ter-waw-waw ketika membaca tulisannya. Antologi rasa yang beberapa waktu lalu kelar saya baca ini juga membuat saya waw-waw dengan alur ceritanya. Seperti yang sudah ditulis di belakang bukunya yang berbicara bahwa buku ini menceritakan tiga sahabat yang terjebak dalam perjalanan cinta yang rumit. Harris yang mencintai Keara. Keara yang mencintai Ruly. Ruly yang mencintai Denise. Mungkin akan terkesan biasa ketika cerita cinta segitiga ini dibawakan dengan sudut pandang si penulis. Namun, Ika mampu menguatkan setiap karakter, perasaan, emosi dari setiap tokoh dengan menggunakan sudut pandang pada tiap-tiap tokoh tersebut.

Karakter keara pada novel ini menampilkan sosok perempuan yang semacam perfect bagi laki-laki. Cantik dan pintar. Seperti kebanyakan cewek metropolitan, keara juga hobi menjelajah mall dan belanja habis-habisan. Merasa allergi dengan makanan murah. Meskipun terkesan sangat wanita kota sekali, keara memiliki sisi yang berbeda. Keara juga memiliki hobi fotografi,yang menurut ruly sangat bertolak belakag dengan sifat keara.

Ruly. Pria dalam novel ini menampilkan sosok cowok yang sangat sempurna. Baik hati, ramah, alim, dan sifat-sifat lainnya. Hal itu yang menjadikan si Keara semacam cinta mati ke Ruly. Sayangnya Ruly hanya mencintai sesosok perempuan yang menjadi sahabatnya, Denise, Sayangnya, Danise sudah menikah.

Harris Risjad. Sosok playboy-playboy ala kadarnya. Punya banyak kenalan cewek dan suka flirting-flirting ke banyak cewek. Meskipun suka lirik sana lirik sini, harris ini mendeklarasikan bahwa hatinya ini hanya teruntuk cintanya, si keara. Karakter harris yang paling saya suka. Karena di seolah menjadi badut dalam permainan ini. Tempat dimana si keara lari kalo sedang bosen dengan apapun. Harris mampu membuat lelucon dalam novel ini dengan mengaku-ngaku bahwa dirinya lah pria terganteng.

Kisah cinta yang rumit ini dimulai ketika mereka ditempatkan pada satu daerah untuk menjalankan tugas dari kantor dan ditempatakan pada satu rumah waktu itu. Dan kisah itu menjadi berantakan ketika Keara mengiyakan untuk ikut nonton F1 karena Ruly yang mengajak malah tidak jadi pergi dan hanya pergi berdua saja dengan Harris. Awalnya perjalanan mereka menyenangkan, dengan karakter dan tingkah keara dan harris yang hampir-hampir mirip seharunya perjalanan itu menyenangkan. Namun,ketika dalam satu kondisi mabuk dan pikiran keara yang sedang dipenuhi dengan oleh ruly tanpa sadar keara meminta harris untuk menciumnya dan terjadilah malapetaka itu, ketika Keara menemui dirinya tanpa busana dikamar hotelnya. Crap. Sejak saat itu, keara jadi membenci haris.

Bencinya keara dengan harris malah membuat dia semakin masuk ke dunia ruly, terlebih lagi ketika Keara dan Ruly harus ditempatkan pada proyek yang sama. Satu-satu hal yang dapat dilakukan Keara Untuk membuang jauh-jauh rasa cintanya ke Ruly dengan mencoba bermain-main dengan laki-laki lain, yaitu panji.

Dalam buku ini, ika dengan santai Ika membuat cerita yang rumit menjadi enteng. Ceplas-ceplos dan terkesan seperti yang ada pada realitanya. Melihat dari buku ika yang pernah saya baca sebelumnya, sepertinya gaya tulisan seperti ini memang gayanya Ika sekali. Dan saya suka. Saya jadi merasa tertarik untuk mencari buku-buku Ika yang lain, seperti buku pertama yang berjudul  A Very Yuppy Wedding (masih ada gak ya ni buku di toko buku). oya, katanya ika juga punya buku yang berjudul Underground. Ayoo yg mau belikan saya buku ini buat hadiah taun baru boleh loh.. :D

Tuesday, December 20, 2011

buah dari insomnia malam ini

karena saya gak bisa tidur malam ini, padahal saya sudah baca buku sampe abis, guling-guling sampai kasur berantakan, tutupin muka pake selimut sampe hampir bengek, dan ternyata saya tetap tidak bisa tidur akhirnya saya memutuskan sedikit beres-beres kamar, tadinya. tapi ternyata saya menemukan setumpuk kertas yang tadinya pengen saya bikin buku tapi gak jadi-jadi. akhirnya malah saya gak jadi beresin kamar dan membuat kamar saya menjadi semakin berantakan dengan adanya potongan kertas disana-sini...

ini hasilnya.. agak berantakan emang.. soalnya kucing saya seneng kalo saya lagi bikin-bikin gini apa lagi cutter yang saya pake buat motong-motong dikira mainan sama dia.. yaa, setidaknya insomnia saya malam ini menghasilkan sesuatu.
hmmm, selamat malam. doakan saya bisa langsung tidur setelah ini karena besok saya ada presentasi kelas. ha!

Sunday, December 18, 2011

Keripik Kentang

Bosen karena cemilan dirumah adanya yang berhubungan dengan coklat, tapi sayanya malas buat keluar rumah untuk beli cemilan lainnya, sementara saya pengen makan yang agak asin-asin gurih gitu. akhirnya saya memutuskan untuk buat keripik kentang...

bahan :
kentang, iris setipis mungkin
bawang, dihalusin
garem

kentang yang udah di iris2 itu, direndam ke air yang udah dikasi bawang halus sama garem. diemin beberapa saat. jika merasa udah ngeresep bumbunya, baru deh di goreng. waktu digoreng lebih baik diaduk terus. kalo gak sambil diaduk ntar pada nempel-nempel gitu kentangnya. jadi gak cihuy. goreng ampe kira-kira kecoklatan. angkat. tiriskan. tunggu dingin. makan deh...


Happy Wedding, Tiqa & Ilham :)

Sabtu, 17 Desember 2011 kemarin merupakan hari yang bahagia untuk teman baik saya Atika Tyagitawati. Karena pada hari itu Tika akan memulai hidupnya yang baru. Yap, teman saya yang bernama Tika ini menikah. Waktu diberitau tentang kabar ini sebelumnya, saya senang sekali. hhaha akhirnya ada yang nikah juga temen deket ane.. Dan karena tempatnya gak begitu-begitu jauh, hanya di semarang, jadi saya memutuskan pasti datang waktu itu. 
Malam sabtu tanggal 16 saya pergi ke boyolali dulu menggunakan prameks sama teman saya, Dwi dan Dilla. Besoknya saya baru berangkat ke semarang bareng enyak babe subuh-subuh yang sangat dingin dan mata yang mengantuk berat. Dengan sedikit nyasar-nyasar dan bertanya ke berpuluh-puluh orang di semarang, akhirnya sekitar jam setengah 8an kami sampai ke mesjid agung. dandan dikit-dikit, karena emang saya aslinya udah cantik ya (mohon jangan muntah atau berkomentar. plissss), saya, dwi dan dilla langsung ke tempat akad nikahnya. karena waktu itu si mempelai wanitanya belum dikeluarin, saya mampir dah tuh ke tempat tika nongkrong... gilaaa, cantik bener die didandanin seperti itu. *tiba-tiba ngerasa kalah cantik dalam 3 detik*.  di tempat tika duduk-duduk itu, saya ngeliat tika tegang banget kayaknya *tiba-tiba ngebayangin saya yang nikah --> ini mohon diabaikan*. sementara di situ banyak sodara-sodaranya tika dan acara akadnya udah mau dimulai, saya kembali ke tempat akadnya. gak lama kemudian, temen-temen saya yang dari timur dan barat datang, dengan komen pertama mereka adalah "yaampun titi kamu kurus sekali" *damn*
singkat cerita diantara ceramah yang panjang waktu akad, akhirnya tika sama ilham udah bisa ketemu dan akhirnya menjadi bak selebriti yang abis kawinan di poto sana-sini.


alhamdulillah ya Tika, sesuatuk.. :D

adegan ini ni yang bikin banyak cewek-cewek langsung sedikit ribut "aduhh pengen", "aduh romantis banget" "aduh aku kapan ya", "aduhhh.. aduuhhh kaki aku kejepit".






gak afdol kalo gak poto bareng mempelai




acara syukuran di Pesta Keboen Semarang
Yah, akhir kata saya hanya ingin memberikan sekelebat doa yang mungkin sudah banyak di doa-doakan orang-orang waktu saliman sama mereka. semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warohmah. langgeng selama-lama. tokcer dan cepet dapat punya anak. dan semoga kadoku cukup membantu dalam membangun rumah tangga yang harmonis.. hahha *tiba-tiba ngebayangin tika memanfaatkan benda yang kuberi* hahahhaha XD

Friday, December 16, 2011

Sweet Dream, Chiko!


chiko yang tiba-tiba mampir kesaya waktu sedang tiduran. minta dielus-elus dan akhirnya malah ketiduran.

Tuesday, December 13, 2011

Hey, J !!

Dulu, dalam postingan-postingan saya sebelumnya, yang lalu-lalu tentang kucing-kucing peliharaan saya, saya sering menceritakan tentang Jasper. Jasper, kucing yang dulunya selalu jadi idola saya. Yaaa, sekarang pun masih tapi tidak seidola dulu. Ngomong-ngomong masih inget jasper kan? Ini saya kasih fotonya kalo pada lupa.. :D
 

 


Dulu dia kucing paling jagoan, paling disayang, paling ngemesin, paling care, paling gendut dan paling-paling yang lain. Dari lahir dia udah paling banyak tingkah jadi lebih sering saya perhatikan. Dulu, dia hobi banget bobok sama saya, bahkan kalo pintu kamar saya tutup, dia bakal mengeong-ngeong terus di depan pintu kamar sampei akhirnya saya bukain pintunya. Sebenarnya dia bukan kucing yang penurut dan gampang untuk urusan makan. Dan ini cukup membuat saya sedikit bangkrut waktu itu. Kalau sodara-sodaranya yang lain, saya kasih CF yang biasa aja mereka mau, tapi kalo Jasper Cfnya kudu yang harganya minimal 50 ribu baru dia mau makan. Parah emang. Tapi saya sayang.
Kenapa saya terlihat begitu mengidolakan Jasper? Dulu saya sempat gak boleh punya kucing banyak. Seingat saya waktu itu kucing saya ada 8. Lalu sama Ibu, disuruh milih mau punya kucing yang mau dipelihara. Saya pilih 2 yaitu Jasper sama Tartan, sedangkan yang lainnya ada yang ibu bawa dan ada yang dikasikan ke sodara atau teman-teman. Nah, kenapa saya pilih Jasper sama Tartan? Alasannya sederhana. Karena Jasper dominan bulunya putih dan Tartan dominan bulunya hitam. Kedua kucing itu saya pelihara sampe akhirnya gendut dan menawan. Singkatnya, saya gak bisa melihara tartan lagi, karena dia punya anak dan ibu saya ngomel lagi kalo rumah jadi berantakan dan agak bau-bau gimana gitu kalo dia datang ke jogja. Jadilah hanya jasper yang ada di rumah.
Karena kucing saya tinggal Jasper, dia diperhatikan dengan sangat sekali. Dulu saya pernah baca sebuah quote, “Ajing menganggap dirinya teman bagi kita, tetapi kucing menganggap dirinya tuan bagi kita”. Saya lupa sapa yang bilang itu dan dimana saya liatnya, tapi saya inget kata-katanya seperti itu. Tapi menurut saya Jasper nggak. Dulu dimasa-masa galau, Jasper bisa jadi temen saya yang paling oke.. kalo saya lagi dengerin lagu-lagu galau, dia sepertinya juga menikmati sampai tertidur. Kalo saya lagi marah atau apa, jasper biasanya Cuma diem dikamar tanpa ganggu saya untuk ngajak main. Kalo saya lagi bosen, jasper suka ganggu-ganggu gigit-gigit tangan atau kaki biar saya ngajak dia main. Saya ngerasa dia tau apa yang saya rasa. Oke, bilang ini apalah lebaylah, alaylah. Tapi emang begitu.
Nah, sekarang Jasper aku udah gak seperhatian dulu. Dia udah gak suka nemenin saya dengerin lagu galau, gak suka nemenin saya guling-guling kalo saya lagi ngambek, gak suka ngajak main saya kalo saya lagi bosen. Jasper lebih suka main diluar sekarang. Jarang pulang dan gak betah dirumah. Heran. Saya gak tau kenapa. Sejak dia tau jalan keluar lewat genteng dia sering ngelayap layaknya anak-anak muda nakal yang suka kabur dari rumah lewat atap. Dan sekarang jasper sudah gak seganteng dulu. Sudah gak seputih dulu, sudah gak selembut dulu, sudah gak segendut dulu. Sekarang dia seperti ini....


Sebenernya saya nulis ini karena kangen sama jasper. Tadi dia pulang, makan. Emang biasa gitu, di pulang lewat pagar lantai atas, makan trus minta dibukain pintu buat pergi lagi. Tapi tadi abis makan, dia ke saya dulu. Minta dielus. Akhirnya saya elus-elus sampai akhirnya tertidur. Lalu saya merasa kangen bobok bareng jasper. Hehhe... namun, karena dua makhluk kecil dirumah heboh ada jasper, jadinya jasper gak betah dirumah dan pergi lagi. aku tau ini tulisan Cuma yaa.. entahlah sampah mungkin. Tapi yaa, saya cuma ingin menulis tentang Jasper. :)

Hai, J... boleh loh sekali-sekali diem dirumah yang lama dan jadi orang rumahan lagi.... :)

Monday, December 12, 2011

Pancake ft Saus Coklat

Selamat hari senin teman-teman! hari ini saya iseng masak.. hihhi, karena entah kenapa kemaren malem saya pengen makan pancake dan karena pagi ini saya laper, tapi males masak lauk pauk. akhirnya saya memutuskan buat bikin pancake saja. taraaaaa... ini dia.... PANCAKE SAUS COKLAT yang tidak memiliki takaran!!! hahha...



Nah kalo pada mau nyoba bikin, ini saya kasi resepnya... Tapiiii... ini semua gak pake takaran ya, jadi saya hanya asal comot dan campur..

Bahan  pancake:
1 butir Telul
± 40g gula pasir
± 60g tepung terigu
½ sdt baking powder
seujung sdt garem
1 sdm margarin (lelehkan)
susu cair (aku pake ½ sachet susu kental manis dicampur stengah gelas air)

kocok terul, gula pasir sama garem ampe ngembang dan warnanya pucat. Kalo udah masukin tepung, baking powder, aduk-aduk, lalu masukkin susu cairnya. kalo udah rata, masukin margarin yang udah di cairin tadi. Nah, karena ini asal takaranya, jadi kalo misalnya ngerasa terlalu cair adonannya, tinggal tambahin terigu, kalo terlalu kental tinggal tambahin aja susu cairnya.
Kalo udah merasa adonannya pas, tinggal di masak di teflon yang udah di kasi margarin, ya seperti masak telur dadar aja lah... Masak adonan sampe abis..

bahan saus coklat:
susu cair semaunya
coklat blok (aku pake yg dark)
mentega

Masak susu cair, lalu masukkan coklat bloknya. oiya coklat blognya harus udah di potong-potong ya.. baru masukkan juga menteganya. jadi dehh...sebenernya buat adonan saus coklat ini saya asal aja.. tapi lumayan kok.. hahahha selamat mencoba :D

Thursday, December 8, 2011

Jaitan Tangan untuk Chii

Ditinggal pacar meniti karir demi masa depan (cealahhh bahasa gw) ke Ibukota saya jadi bengong gigitin kuku jempol kaki saya karena gak ada kerjaan. Bingung mau kemana, gak tau mau ngapain. Akhirnya saya mendapat ide ngebuat kalung buat kucing saya.. Berbekal selembar kain sisa celana jeans saya yang saya potong dan perlengkapan jait yang lebih sering tidak digunakan akhirnya saya bisa membuat karya ini. Meski berantakan dan banyak benang yang mencuat kemana-mana, saya bermasabodolah, yang penting kucing saya jadi terlihat lebih maco.. hahhaha



Sebenarnya saya bikin dua kalung.. satu buat chiko, satu lagi buat chiki. Cuma entah bagaimana ceritanya kalung itu raib dari leher Chiki waktu mau di foto..

Friday, December 2, 2011

hey, come on Indonesia!

Selamat Bulan Desember teman-teman... Lama rasanya tidak menuangkan kata disini, dan saya sekarang akan kembali berkata-kata disini. Jadi gini, karena saya sedang bingung menyelesaikan sebuah Trailer yang besok (tepatnya beberapa jam lagi) akan ditagih oleh ibu produser, jadi saya harus begadang malam ini. Dan ternyata ide pembuatan trailer itu gak muncul-muncul sehingga saya malah jadi ngenet ngalur-ngidul dan menyimak kegalauan teman-teman di akun twitter saya. Eh, tanpa tau dari mana asalnya saya tiba-tiba teringat dengan salah satu tweet teman saya di situs mikroblogging tersebut. 
Jadi tadi pagi ketika saya sedang asik menikmati timeline di Twitter, saya tertarik dengan salah satu tweet milik teman twitter saya. Dan ketertarikan itu mengundang saya untuk me-retweet semua tweet yang dia publiskan. Tweet-tweetnya mengenai "Indonesia is the number one of world's fastest rate of deforestation" dan itu tertulis di Guinness World Book of Record. Karena saya merasa tertarik akhirnya saya meng-googling tentang ini, dan ternyata itu award buat Indonesia tersebut adanya di Guinness World Book of record tahun 2008. Disitu menjelaskan bahwa (intinya) indonesia menghilangkan area hutannya seluas 300 kali lapangan bola. Nah loh bayangkan, lapangan bola aja luasnya udah segitu, gimana 300 kalinya lapangan bola. Dan itu ternyata bukan selama beberapa tahun yang lalu hingga tahun 2008, tapi setiap jamnya sejak tahun (yang diperkirakan) 2000-2005.
Disini saya bukan mau ceramah, saya juga bukan mau sok ngajarin, atau apalah yang dibilang sok. Saya hanya ingin mengeluarkan apa yang saya pikirkan. Saya hanya terkadang heran. Heran sama yang dilakukan orang-orang. Tentang apa yang ada di dalam otaknya ketika melakukan hal tersebut. apa mereka tidak sayang sama bumi mereka? tempat mereka tinggal? tempat mereka mendapatkan DUIT-DUIT itu? Bayangkan kalo ntar hutannya udah habis trus mereka pada gak bisa cari-cari duit dari nebang pohon-pohon dari hutan, trus mereka harus nebang apa? apa nebang rumah-rumah orang yang terbuat dari kayu? gk mungkin kan.. apa mereka gak mikir kalo di huta-hutan itu juga ada makhluk lain selain para penebang? apa mereka gak mikir tentang ular, monyet, tupai, semut, jangkrik yang mungkin aja harus ngungsi ke hutan lain atau mungkin saja meninggal kegencet waktu pohon itu rubuh saat ditebang? Terkadang saya heran, apa mereka gak punya sedikit pun perasaan dan otak untuk lebih mengerti tentang tak hanya dirinya?
Oke saya memang bukan orang yang bener-bener pecinta alam seperti panji yang suka jalan-jalan dihutan dan main film india (baca : kejar-kejaran) bareng hewan-hewan dihutan. Saya juga bukan pencinta alam seperti layaknya para club-club pecinta alam yang hobi manjat-manjat gunung apapun. Saya memang bukan aktivis yang berkoar-koar untuk menyuruh orang mencintai alamnya. Dan saya pun bukan salah seorang dari anggota greenpeace. Tapi waktu saya melihat salah satu acara televisi yang menceritak tentang orang utan, saya merasa kasian. Mungkin kalian merasa bosen tentang pembahasan orang hutan yang sepertinya udah diberitakan sana-sini oleh siapa aja dan oleh media apa saja. Tapi saat aku ngeliat berita itu, yang menceritakan banyaknya orang utan yang dibantai, sementara para penyelamat dengan susah payah melindungi mereka dan mengajari mereka untuk tetap bertahan hidup di hutan, sampai pada akhirnya satuan pelindung orang utan tersebut bingung untuk melepaskannya kembali kehutan hanya karena susah mencari tempat yang aman untuk orang utan tersebut kembali ke hutan, ke tempat dimana mereka seharusnya. Heran. apa mereka pikir karena mereka orang hutan, dan mereka binatang sehingga mereka tidak punya perasaan? apa mereka pikir hewan juga tak bisa merasa? apa dibantai tidak menimbulkan rasa sakit? apa mereka tidak mikir kalau hewan-hewan tersebut bisa aja balas dendam? apa mereka juga mau untuk dibantai? oke, saya memang bukan seorang yang sungguh-sungguh mencintai hewan, saya bukan pecinta hewan murni. Meskipun saya mencintai kucing, tapi saya gak mencintai kecoak. saya juga masih sering membunuh nyamuk. saya juga mungkin masih suka membuat takut kecoak-kecoak dirumah kalo teriak-teriak gara-gara ketakutan ngeliat mereka. saya juga bukan vegetarian yang gak doyan makan daging untuk menyelamatkan hewan-hewan dari penyembelihan. saya juga gak bisa tidak minum susu. saya memang bukan pecinta, penyayang, pemuja hewan.tapi setidaknya saya punya perasaan saat harus melihat makhluk-makluk tersebut diperlakukan seperti itu. Sedih rasanya ternyata itu terjadi ditempat saya tumbuh, apalagi di daerah kalimantan dimana saya dilahirkan. Hey, come on Indonesia, kalian masih punya beribu potensi selain merusak alam. kalian masih bisa memperdayakan manusia-manusia kreatif yang mungkin kalian gak liat untuk ningkati devisa negara, kalian masih bisa mencari ide-ide, inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan rating kita di dunia! bukan menjadi juara sebagai penghacur alam. APA KITA HARUS BANGGA DENGAN KETIKA KITA DICAP SEBAGAI PENGHANCUR?