Followers

Thursday, May 27, 2010

Extraordinary Measures

Lagi-lagi ini film yang dibuat berdasarkan kisah nyata. Heran juga kenapa film yang saya rental kali ini pada kisah nyata semua. Film Extraordinary Measures ini hampir-hampir mirip sama film My Sister's Keeper. Udah pada nonton My Sister's Keeper belum? Tapi kalo di My Sister Keeper kan si ibu yang berjuang sekuat tenaga buat nyembuhin penyakit anak. Kalo di Extraordinary Measures ini si bapak yang berjuang supaya dapat nemuin obat buat si anak.

Jadi ceritanya si John (Brendan Fraser) yang berjuang mencari cara untuk menemukan obat buat kedua anaknya yang memiliki penyakit Pompe. Pompe tersebut adalah penyakit yang bisa melumpuhkan saraf-saraf manusia dan akhirnya harus berakhir di kursi roda dan menyebabkan kematian. Dari sini, John berhasil menemukan Dr. Stonehill (Harrison Ford), seorang scientist yang sekiranya mampu menemukan obat buat anak-anaknya. Perjuangan John tidak mudah, ada banyak rintangannya. Mulai dari Stonehill yang hampir gak mau kerjasama, masalah pekerjaannya dan sebagainya. Untungnya penelitian terhadap obat tersebut berjalan dengan baik dan berhasil. Obat yang dihasilkan oleh Stonehill mampu mebantu menyelamatkan nyawa-nyawa yang terkena penyakit pompe tersebut.

Serious Moonlight

Film ini bercerita tentang kehidupan rumah tangga Louise (Meg ryan) dan Ian (Timoty hutton) yang mulai terasa hambar, bosan dan akhirnya ada perselingkuhan antara Ian dan sarah. Nah, si Ian ini berencana buat ninggalin si Sarah tapi Sarah gak mau dan mengikat si Ian di rumah. Berbagai cara Ian lakuin supaya sarah mau melepaskan dia, dengan alasan mau ke kamar mandi, akhirnya si Ian berhasil membuat sarah melepaskan ikatannya. rencananya si Ian mau kabur, tapi ternyata tidak berhasil. Akhirnya si Ian diikat lagi di toilet agar tidak mampu beralasan lagi.

Singkat cerita, tiba-tiba ada semacam perampok yang datang kerumah mereka dan akhirnya si Sarah juga di ikat di perampok di dalam toilet bersama dengan Ian. Karena kejadian tersebut, pernikahan mereka yang rencananya bakalan hancur, justru malah jadi ajang berbaikan.

Menurut saya, cerita ini sedikit membosankan. Awal cerita mungkin sedikit menarik. tapi lama kelamaan menjadi membosankan karena adegan, shot, setting, lokasi dan permasalahan cuma itu-itu saja. meskipun pada adegan terakhirnya sedikit mampu menghilangkan rasa bosan tadi.

The Princess and The Frog

Ini merupakan film keluaran Disney. The Princess and The frog. Nah, mungkin banyak yang berpikir kalo ini ceritanya tentang pangeran kodok. Emang sih, ada pangeran yang di sihir menjadi seekor kodok gitu. Tapi ceritanya beda. Kalo di dongeng pangeran kodok, kan si pangeran dicium oleh seorang putri dan kemudian berubah menjadi pangeran lagi, tapi kalau disini bukan. Justru yang menciumnya menjadi kodok, iuuuyyhh...

Jadi ceritanya, si Tiana merupakan seorang waitress yang punya keinginan membuka restoran sendiri. Dia berteman dengan seorang anak Raja bernama Lottie. Nah, Lottie ini rencananya akan menikah dengan Pangeran Naveen. Tapi, ada penyihir jahat yang mengubah Naveen menjadi kodok dan menukar tubuh Naveen ke orang lain. Orang lain tersebut harus membantu si penyirih untuk menikahi si Lottie dan mendapat harta sang ayah.
Nah, suatu ketika si Tiana sedang berdoa dibawah bintang dan muncullah Naveen dengan wujud kodoknya tersebut. Naveen meminta si Tiana untuk menciumnya dengan jaminan dia akan membantu dalam membuat restorannya sendiri.Tapi yang terjadi malah Tiana ikutan menjadi kodok setelah mencium si Naveen. Nah dari sinilah dimulai perjalanan panjang Mr. Froggy dan Miss Froggy untuk menemukan cara menjadi manusia kembali.

Film ini bagus kalo saya bilang, ya meskipun saya sedikit agak bosen juga, soalnya ini tipe film musical. Ya, emang saya bukan orang yang terlalu suka nonton film-film yang musica gitu deh. Tapi untuk menghabiskan waktu dan untuk seneng-seneng aja, film ini enak kok buat dijadiin tontonan.

American Violet

Film ini bercerita mengenai perjuangan seorang perempuan bernama Dee Robert (Nicole Beharie) dalam melawan hukum. Dimana Dee ini merupakan seorang perempuan kulit hitam. Sebenernya film ini hampir sama dengan film-film yang melibatkan orang-orang kulit hitam yaitu tentang perbedaan. Nah, film ini diangkat dari kisah nyata. Dee yang merupakan single parent yang harus menghidupi keempat anaknya tiba-tiba ditangkap atas tuduhan pengedar narkotika di kalangan sekolah. Atas tuduhan tersebut, Dee di tawarkan untuk membuat pernyataan bersalah dan mengaku kalo dia memang mengedarkan obat atau tidak mengaku dan dipenjara. Tentu saja karena merasa ia tidak melakukan apa-apa, Dee tidak mau mengakui bahwa ia adalah seorang pengedar.

DI film ini, perjuangan Dee untuk melawan hukum sangat panjang. Dimana dia harus mengaku bersalah dan membayar uang sebesar 70.000 dolar. Kehilangan pekerjaannya dan sulitnya mencari pekerjaan. Nyaris kehilangan anak-anaknya. Sampai suatu saat ada seorang pengacara yang mau membantunya menangani masalah ini. Masalah orang-orang hitam yang sengaja di jebak olah kepolisian.

film ini juga masuk dalam telluride film festival 2008 dan South by Southwest film festival 2009 serta mendapat Audience Award Best Feature Film Mill Valley Film Festival 2008.